Tribun Bandar Lampung
VIDEO Gembong Curanmor Tewas Setelah Terlibat Baku Tembak dengan Aparat
Gembong pencurian sepeda motor (Curanmor) yang marak terjadi di Bandar Lampung tewas setelah baku tembak oleh Satresmob Polresta Bandar Lampung.
Penulis: ikhsan dwi nur satrio | Editor: Daniel Tri Hardanto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Gembong pencurian sepeda motor (curanmor) yang marak terjadi di Bandar Lampung tewas setelah baku tembak oleh Satresmob Polresta Bandar Lampung.
Pelaku yang dikenal dengan gembong ranmor ini bernama Udin Muko (40), warga Desa Negara Batin, Kecamatan Jabung, Lampung timur.
Udin Muko tewas setelah terlibat baku tembak dengan Tim Resmob saat beraksi di Jalan Mayor Sukardi Hamdani, Palapa 5 Bandar Lampung, Sabtu, (28/9/2019).
Udin Muko Tewas tertembak timah panas petugas saat berupaya melarikan diri dengan menembaki petugas yang mengejarnya.
Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Rosef Efendi mengatakan, Udin Muko adalah pelaku yang dikenal cukup licin.
Pasalnya, pada tahun 2001 silam, dia pernah terlibat dalam aksi perusakan hingga pembakaran Mapolsek Jabung, Lampung Timur.
• Bandit Curanmor Dilumpuhkan di Kampung Kuala Teladas
• Dibayangi Ketakutan Selama Buron, Begal di Lampung Tengah Ini Menyerahkan Diri ke Polisi
Bahkan, ayah tiga orang anak itu pernah melebarkan sayapnya ke Jakarta dengan melakukan serangkaian aksi kejahatan.
Warga asal Jabung ini nyaris tewas dihakimi massa yang memergoki aksinya ketika berupaya mencuri sepeda motor di kawasan Jatipulo, Palmerah, Jakarta Barat.
"Dalam dua minggu terakhir ini kami sudah mengikutinya untuk penangananan kasus ranmor yang marak di wilayah Bandar Lampung atas nama Udin Muko," bebernya di RS Bhayangkara.
Dalam penangkapan tersebut, Udin Muko melakukan perlawanan dan terlibat baku tembak dengan anggota kepolisian.
Udin Muko merupakan otak dari serangkaian aksi pencurian sepeda motor beberapa bulan terakhir.
Dari catatan kepolisian, ia tercatat telah melakukan aksi pencurian di 10 TKP berbeda.
"Termasuk juga sepeda motor yang digunakan tadi, jadi dia ini adalah pelaku ranmor kelas kakap," ungkapnya.
"Dia sempat melarikan diri ke rumah warga, dan sempat membuat warga panik," ujarnya.
Saat ini Jenazah Udin Muko berada di ruang Instalasi Forensik Rumah Sakit Bhayangkara.
(Tribunlampung.co.id/Kiki Adipratama)
Videografer Tribunlampung.co.id/Ikhsan Dwi Nur Satrio