Tribun Pringsewu

Marak Pencurian Komponen Lampu PJU, Ditjen Perhubungan Darat Akan Koordinasi Dengan Polisi

Marak Pencurian Komponen Lampu PJU, Ditjen Perhubungan Darat Akan Koordinasi Dengan Polisi

Tribunlampung.co.id/Robertus Didik
Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi. Marak Pencurian Komponen Lampu PJU, Ditjen Perhubungan Darat Akan Koordinasi Dengan Polisi. 

Marak Pencurian Komponen Lampu PJU, Ditjen Perhubungan Darat Akan Koordinasi Dengan Polisi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan berkoordinasi dengan kepolisian terkait maraknya aksi pencurian komponen lampu penerangan jalan umum (PJU) yang menggunakan teknologi solar sel atau panel surya.

Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mencontohkan, kasus pencurian komponen PJU di Jawa Barat sudah banyak tertangkap para pelakunya.

"Kalau ada orang naik PJU yang baru, itu kan menggunakan solar (solar sel), itu jelas nggak benar, itu pasti mau nyolong, mau nyuri. Kalau di Lampung belum (koordinasi kepolisian)," ujar Budi Setiyadi di Pringsewu, Minggu 29 September 2019.

Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub Alokasikan Dana Rp 40 Miliar untuk Bangun Terminal Rajabasa

Bayi Dibiarkan Meninggal Tenggelam di Bak Mandi, Gara-gara Sang Ibu Sakit Hati Ingat Kelakuan Suami

Budi Setiyadi memastikan, orang-orang yang nekat mencuri komponen PJU tersebut adalah orang-orang yang mengetahui teknologi tersebut.

Karena, kata Budi Setiyadi, yang dicuri pasti baterainya.

Budi Setiyadi mengatakan, akan menyiasati ketidakamanan tersebut dengan membuat baterai PJU di atas.

"Tidak di tengah seperti yang terpasang saat ini," ucap Budi Setiyadi.

Sebelumnya, para pengguna jalan di ruas Jalan Lintas Barat (Jalinbar) harus hati-hati bila melintasi persimpangan ABC, Pekon Wonodadi, Kecamatan Gadingrejo, Pringsewu. Pasalnya, pada persimpangan itu kini lebih terlihat gelap.

Meskipun banyak terdapat tiang lampu jalan di sepanjang sekitar simpang ABC, banyak yang tidak menyala.

Untung saja, persimpangan ini sangat dekat dengan Mapolsek Gadingrejo, yakni kurang lebih 100 meter.

Pantauan Tribun Lampung, ada sekitar 12 lampu jalan yang tidak menyala di sekitar persimpangan tersebut.

Ketika berkendara  dari arah Bandar Lampung,  sebelum persimpangan Tugu ABC sudah terdapat beberapa titik  lampu yang tidak menyala hingga di depan Mapolsek Gadingrejo.

Kematian lampu jalan tenaga surya juga ditemukan di depan STIT.

Yon, seorang pengojek, membenarkan lampu jalan tersebut mati. "Sudah lama matinya. Kalau sebulan lebih," tuturnya.

Kendati begitu, dia mengaku tidak tahu apa yang menyebabkan lampu jalan tenaga surya itu mati. Ia menuturkan, persimpangan tersebut ramai pengojek kalau siang hingga sore saja. Sedangkan pada malam hari sepi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved