Sudjiwo Tedjo: Mulai 17 Oktober Nanti KPK Lumpuh tapi Ada yang Menari-nari

Sudjiwo Tedjo: Mulai 17 Oktober Nanti KPK Lumpuh tapi Ada yang Menari-nari

Sudjiwo Tedjo: Mulai 17 Oktober Nanti KPK Lumpuh tapi Ada yang Menari-nari
Instagram/kristianto.purnomo
Sudjiwo Tedjo: Mulai 17 Oktober Nanti KPK Lumpuh tapi Ada yang Menari-nari 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Budayawan Sudjiwo Tedjo mengingatkan bahwa tak lama lagi RUU KPK akan segera disahkan.

Waktu yang ia maksud itu yakni pada tanggal 17 Oktober 2019.

Namun ada pihak yang menari-nari di atas kelumpuhan tersebut dan mendapatkan banyak saweran.

Diberitakan sebelumnya, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengatakan Undang-Undang KPK hasil revisi bakal tetap berlaku, 30 hari setelah ditetapkan DPR.

Meskipun Presiden Joko Widodo tidak menanda tanganinya, UU KPK hasil revisi tetap akan berlaku.

Menurut Mahfud MD, UU KPK hasil revisi saat ini sudah selesai dalam konteks yuridis.

"Dalam pengertian sudah disahkan, tinggal membuat tanda tangan. Kalau presiden misalnya tidak mau tanda tangan 30 hari sesudah disahkan itu berlaku sendiri," ungkap Mahfud MD di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (26/9/2019).

Kata Mahfud MD, Jokowi pun tidak bisa mencabut sebuah RUU yang sudah disahkan.

Hal itu sesuai dengan ketentuan yang tertuang dalam Pasal 20 ayat 5 UUD 1945.

 

"Jadi misalkan Presiden 'saya mau cabut', nggak bisa, sudah disahkan, sudah diketok palu. Sehingga bagaimanapun Presiden harus menandatangani atau tetap masuk lembaran negara," jelas dia.

Halaman
1234
Editor: taryono
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved