Cinta Segitiga Berujung Maut, Suami dan Selingkuhan Sewa Pembunuh Habisi Istri

Cinta Segitiga Berujung Maut, Suami dan Selingkuhan Sewa Pembunuh Habisi Istri

Tayang:
Penulis: heri | Editor: Heribertus Sulis
(Dokumen Humas Polres Rote Ndao)
Kapolres Rote Ndao AKBP Bambang Hari Wibowo, saat memberikan keterangan terkait kasus penembakan yang mengakibatkan tewasnya ibu rumah tangga bernama Marince Ndun (48), Selasa (8/10/2019) 

Cinta Segitiga Berujung Maut, Suami dan Selingkuhan Sewa Pembunuh Habisi Istri 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Seorang istri tewas ditembak diduga gara-gara terlibat cinta segitiga. Korban tewas ditembak senjata rakitan oleh pembunuh bayaran.

Pelakunya tak lain adalah suami korban dan wanita selingkuhannya.

Keduanya menyewa pembunuh dengan bayaran Rp 18 juta.

Aparat kepolisian Resor Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil menangkap tiga orang pelaku pembunuhan terhadap Marince Ndun (48), seorang ibu rumah tangga di Dusun Faisue, Kabupaten Rote Ndao, yang ditemukan tewas ditembak orang tak dikenal, Selasa (20/8/2019) lalu.

Tiga orang pelaku yang berhasil ditangkap yakni Efrain Lau alias Efa (55), Belandina Henukh alias Dina (53) dan Marten Luter Adu alias Luther (55).

Motif para pelaku melakukan pembunuhan itu karena adanya cinta segitiga antara para pelaku dan korban.

Selain itu, yang bertindak sebagai eksekutor pembunuhan ialah Efrain Lau.

Ia dibayar Belandia dan Marten untuk mengeksekusi Marince Ndun.

Fakta-fakta Terbaru Kematian Mahasiswa Unila saat Diksar Terungkap, 17 Orang Ditahan

Berikut ini fakta selengkapnya:

1. Motif cinta segitiga

Kapolres Rote Ndao AKBP Bambang Hari Wibowo, mengatakan, motif pembunuhan itu karena adanya cinta segitiga antara para pelaku dan korban.

Pelaku Marten Luter Adu adalah suami sah dari korban Marince Ndun, namun keduanya saat ini pisah ranjang.

Marten selama ini secara diam-diam berhubungan gelap dengan pelaku Belandina Henukh, yang merupakan mantan pacar Marten.

"Motifnya pembunuhan ini, karena adanya cinta lama bersemi kembali antara pelaku Marten dan pelaku Belandina, sehingga timbulah rencana untuk membunuh korban,"ungkap Bambang, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (9/10/2019).

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved