UU Disiplin Militer Tak Atur Keluarga Prajurit, Keputusan Jenderal Andika Dinilai Tidak Tepat

UU Disiplin Militer Tak Atur Keluarga Prajurit, Keputusan Jenderal Andika Dinilai Tidak Tepat.

UU Disiplin Militer Tak Atur Keluarga Prajurit, Keputusan Jenderal Andika Dinilai Tidak Tepat
youtube
Dicopot sebagai Dandim, Kolonel Hendi dan Istri Tunjukkan Reaksi Berbeda 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - UU Disiplin Militer Tak Atur Keluarga Prajurit, Keputusan Jenderal Andika Dinilai Tidak Tepat.

Kasus penusukan Wiranto ternyata berefek panjang.

Tak hanya Wiranto yang mengalami luka tusuk dari serangan orang tak dikenal, namun beberapa prajurit jadi kehilangan jabatannya.

Sebenarnya beberapa prajurit-prajurit TNI tersebut tidak melakukan kesalahan secara langsung.

Namun istri-istri mereka diketahui memberi komentar yang dianggap kurang pantas mengenai kasus penusukan Wiranto.

Dikutip Gridhot sebelumnya dari Kompas.com, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa mengungkapkan, hingga Selasa (15/10/2019), tujuh anggota TNI AD telah dicopot dari jabatannya.

Bahkan ada yang juga mendapatkan sanksi berupa penahanan selama puluhan hari.

Para prajurit tersebut adalah Dandim Kendari Kolonel HS, Serda Z, Prajurit Kepala dari Korem Padang, Kopral Dua dari Kodim Wonosobo, Sersan Dua di Korem Palangkaraya, Sersan Dua dari Kodm Banyumas, dan seorang Kapten di Kodim Mukomuko Jambi.

Andika menjelaskan kalau enam dari tujuh anggota tersebut dicopot jabatannya akibat unggahan istrinya.

Menanggapi terkait pemberian sanksi ini, seorang peneliti Imparsial bidang Militer, Anton Aliabbas memberikan komentarnya.

Halaman
123
Editor: wakos reza gautama
Sumber: GridHot.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved