Puting Beliung di Pringsewu

BREAKING NEWS - Rumah Wagino Sudah Diusulkan Terima Bantuan Bedah Rumah dari Pemkab

BREAKING NEWS - Rumah Wagino Sudah Diusulkan Terima Bantuan Bedah Rumah dari Pemkab

Tayang:
Tribunlampung.co.id/R Didik Budiawan C
Warga di sekitar rumah Wagino, bahu membahu membereskan puing-puing bangunan rumah Wagino yang roboh akibat terjangan angin puting beliung, Kamis, 17 Oktober 2019, sekira pukul 15.00 WIB. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Lurah Fajaresuk, Bambang Sutrisno membenarkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa rumah roboh di Pringsewu.

Satu rumah non permanen di Pringsewu, roboh disapu angin puting beliung, Kamis, 17 Oktober 2019, sekira pukul 15.00 WIB.

Kejadian angin puting beliung yang menerjang rumah yang terletak di Dusun Padang Bulan RT I/LK IV Kelurahan Fajaresuk, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, itu ketika terjadi hujan disertai angin kencang.

"Saat rumah roboh, yang punya rumah sedang gotong royong di tempat saudaranya di Sendang," kata Bambang di lokasi rumah roboh, Kamis, 17 Oktober 2019.

Bambang mengatakan, bahwa rumah Wagino sudah diusulkan untuk mendapat bantuan bedah rumah.

Menurut Bambang, rumah itu pun sudah disurvei oleh tim Dinas Pekerjaan Umum Pringsewu untuk masuk program bedah rumah Tahun 2020.

BREAKING NEWS - Satu Rumah di Pringsewu Roboh Akibat Terjangan Puting Beliung

Link Live Streaming Pelantikan Jokowi-Maruf Amin Sebagai Presiden dan Wakil Presiden

Bambang berharap, program tersebut dapat segera terealisasi.

Menurut Bambang, tidak hanya rumah Wagino yang terdampak puting beliung.

Hanya saja, kata Bambang, rumah Wagino yang mengalami kerusakan parah.

"Rumah yang lain terdampak pada atapnya saja, genting terbang," kata Bambang.

Tidak hanya di Fajaresuk, berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, puting beliung juga menerpa rumah di wilayah Pekon Bumi Arum, Kecamatan Pringsewu.

Tidak hanya itu, terdapat juga pohon roboh di Pekon Margakaya, Kecamatan Pringsewu.

Kurang lebih puluhan rumah terdampak akibat angin puting beliung tersebut.

Sejumlah petugas BPBD Pringsewu terjun ke lokasi membantu evakuasi puing-puing rumah roboh tersebut.

Tak Ada Orang

Sebelumnya, satu rumah non permanen di Pringsewu, roboh disapu angin puting beliung, Kamis, 17 Oktober 2019, sekira pukul 15.00 WIB.

Kejadian angin puting beliung yang menerjang rumah yang terletak di Dusun Padang Bulan RT I/LK IV Kelurahan Fajaresuk, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, itu ketika terjadi hujan disertai angin kencang.

Rumah tersebut milik Wagino (40), yang setiap harinya bekerja sebagai buruh bangunan.

Beruntung, saat kejadian, Wagino bersama istri dan 2 anaknya sedang tidak berada di rumah.

Salah seorang tetangga Wagino, Nani mengatakan, jika Wagino sudah tinggal selama sekitar lima tahun di rumah tersebut bersama istri dan dua orang anaknya.

 Tak Terbukti Terpapar Paham Radikalisme, TH alias Tri Haryono Dipulangkan, Begini Kondisinya

 Tak Terima Dipaksa Ceraikan Istri, FS Tikam Kepala Sekolah hingga Tewas

"Saat peristiwa terjadi, yang punya rumah bersama istri dan satu orang anaknya sedang ke rumah saudaranya di Sendang Mulyo (Lampung Tengah)," ujar Nani, Kamis, 17 Oktober 2019.

Sementara satu orang anak Wagino lainnya, kata Nani, yang tidak diajak ke Lampung Tengah, sedang pergi ke rumah neneknya di sekitar komplek tersebut.

Sehingga, ucap Nani, saat rumah tersebut roboh, dalam keadaan kosong. (tribunlampung.co.id/r didik budiawan c)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved