Tribun Bandar Lampung

4 Hari Operasi Zebra Krakatau 2019, Polda Lampung Tindak 300 Pelanggar Lalu Lintas

mpat hari laksanakan serangkaian kegiatan Operasi Zebra Krakatau 2019 Kepolisian Daerah (Polda) Lampung tindak 300 pelanggar lalulintas.

4 Hari Operasi Zebra Krakatau 2019, Polda Lampung Tindak 300 Pelanggar Lalu Lintas
Tribunlampung.co.id/Kiki
4 hari Operasi Zebra Krakatau 2019 Polda Lampung tindak 300 pelanggar lalulintas. 

Laporan Reporter Tribunlampung Kiki Adipratama

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Empat hari laksanakan serangkaian kegiatan Operasi Zebra Krakatau 2019 Kepolisian Daerah (Polda) Lampung tindak 300 pelanggar lalulintas.

Kegiatan Operasi Zebra Krakatau ini telah berlangsung sejak 23 Oktober lalu, dan akan terus berlangsung hingga 5 Oktober 2019 mendatang.

Kasigar Subditbingakkum Ditlantas Polda Lampung AKP Sukamso mengatakan selama proses serangkaian kegiatan Operasi Zebra Krakatau 2019 ini pihaknya telah menindaki 300 pelanggar lalulintas.

"Sampai hari ke empat ini, kita sudah menindak 300 pelanggar lalulintas," bebernya kepada Tribun saat sedang melaksanakan Operasi Zebra Krakatau 2019 di Lampu merah Sukarame Bandar Lampung, Sabtu (26/10/2019).

Ia mengungkapkan Berbagai macam kasus pelanggaran lalulintas yang ditemui di Lapangan saat sedang melaksanakan kegiatan operasi ini.

Akan tetapi, yang mendominasi warga masyarakat menjadi pelanggar lalulintas dikarenakan kelengkapan surat-surat pada saat berkendara.

Hari Pertama Operasi Zebra, Polres Lampung Utara Tindak 210 Pelanggar

Diantaranya, Surat Izin Mengendar (SIM) mati, Tidak membawa SIM, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) mati, Tidak membawa STNK.

"Kebanyakan mereka melanggar yang seperti itu (Surat) saat berkendara, dan juga perlengkapan seperti Helm," ungkapnya.

Operasi Zebra Krakatau, 93 Tilang Diberikan kepada Pelanggar Lantas

Menurutnya, kebanyakan para pelanggar lalulintas dengan jenis pelanggaram surat-surat ini latarbelakang masih kurangnya tingkat kesadaran.

Seperti, STNK yang harusnya diperpanjang ternyata tidak diperpanjang dengan alasan tidak memiliki uang, begitupun dengan kelengakapan kendaraan yang lainnya.

Kendati demikian, ia tetap menghimbau kepada warga masyarakat untuk tetap mematuhi peraturan lalulintas sesuai dengan hukum yang berlaku demi menjaga keselamatan dalam berkendara.

"Terutama masalah Helm, ini sangat berpengaruh dengan keselamatan. dan yang lain juga harus di lengkapi," sebutnya.

Kata dia, Paling tidak kita berusaha untuk menekan angka kecelakaan dalam berlalulintas.(Tribunlampung.co.id/Kiki Adipratama)

Penulis: kiki adipratama
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved