Komplotan Curat Rumuh Kosong Ditangkap

BREAKING NEWS - Polisi Sebut Komplotan Curat Rumah Kosong Lebih dari Dua Orang

BREAKING NEWS - Polisi Sebut Komplotan Curat Rumah Kosong Lebih dari Dua Orang

Tayang:
Penulis: hanif mustafa | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Endra
Barang bukti yang diamankan dari komplotan pelaku curat. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Satreskrim Polresta Bandar Lampung kembangkan aksi pencurian yang dilakukan oleh dua pelaku curat yang terjaring dalam operasi zebra di Tulang Bawang.

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Rosef Efendi menuturkan saat ini pihaknya tengah memintai keterangan DM (33) dan HA (33).

"Dari hasil keterangan, dan juga laporan, baru satu TKP yang sesuai dengan kasus keduanya, di daerah Cimeng," bebernya, Selasa 29 Oktober 2019.

Disinggung apakah keduanya saat beraksi menggunakan senjata api, Rosef mengaku belum ada indikasi mengarah kesana.

"Belum ada, karena mereka ini spesialis bobol rumah kosong, ada rumah yang ditinggal mereka beroperasi," jelasnya.

Rosef pun menambahkan saat ini pihaknya terus mendalami keduanya lantaran komplotannya diduga lebih dari satu.

"Diduga pelaku lebih dari dua orang, maka masih kami kembangkan lagi," tandasnya.

Dilimpahkan

Dilimpahkan dari Satlantas Polres Tulang Bawang, Satreskrim Polresta Bandar Lampung saat ini tangani dua pelaku curat (pencurian dengan pemberatan) rumah kosong.

Pelimpahan ini mengingat kedua pelaku melakukan tindak pidana pencurian di wilayah hukum Polresta Bandar Lampung.

Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Rosef Efendi membenarkan pelimpahan hal ini.

"Iya benar," ujarnya, Selasa 29 Oktober 2019.

Rosef pun mengatakan saat ini kedua pelaku DM (33) dan HA (33) tengah dimintai keterangan.

"Masih kami mintai keterangan, karena baru kami terima tadi pagi," katanya.

Rosef menambahkan keduanya dilimpahkan ke Polresta Bandar Lampung lantaran keduanya telah melakukan tindak pindana di wilayah hukum Bandar Lampung

"Saat ini masih kami dalami," tandasnya.

Temukan Emas hingga Uang Tunai

Petugas Satlantas Polres Tulangbawang  melakukan penggeladahan terhadap mobil yang ditumpangi komplotan curat rumah kosong berupa uang tunai sebanyak Rp 46,4 juta, mata uang asing sebanyak 107 dolar singapura, tiga keping emas seberat 15 gram, lima kunci L, dan dua buah linggis.

Kemudian, obeng, lakban warna hitam, pisau kater, GPS, empat bilah sajam (senjata tajam) jenis pisau garpu, gunting besar dan tas ransel warna hitam.

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tulangbawang menangkap tangan komplotan pelaku curat (pencurian dengan pemberatan) rumah kosong.

Penangkapan ini berlangsung saat petugas menggelar razia dalam rangkaian Operasi Zebra Krakatau 2019.

Kapolres Tulangbawang AKBP Syaiful Wahyudi mengatakan, komplotan tersebut ditangkap, Senin (28/10) sore sekitar pukul 16.00 WIB, di Jalintim (jalan lintas timur), Kampung Kahuripan, Kecamatan Menggala Timur, Kabupaten Tulangbawang.

BREAKING NEWS - Komplotan Curat Rumah Kosong Terjaring Razia Operasi Zebra Krakatau 2019 di Jalintim

“Saat itu petugas Satlantas yang dipimpin Kasat Lantas AKP Agustinus Rinto sedang melaksanakan Operasi Zebra Krakatau 2019 di hari keenam dan melakukan pemeriksaan kendaraan yang sedang melintas di Jalintim,” ujar AKBP Syaiful, Selasa (29/10).

Salah Satu Pelaku Berusaha Kabur

Mobil Mitsubishi Pajero Sport warna putih dengan nomor polisi BG 1168 BG dari arah Bandar Lampung menuju ke arah Palembang.

Kemudian kendaraan tersebut distop oleh petugas dan ditanyakan surat-surat kendaraan.

Tiba-tiba salah satu pelaku langsung keluar dari mobil dan melarikan diri.

Melihat itu, polisi lantas mengejar dan dengan sigap langsung menangkap pelaku.

Petugas merasa curiga lantaran meliat pelaku lari saat akan ditanya surat-surat kendaraan.

Dari hasil interogasi petugas, pelaku mengakui telah melakukan aksi kejahatan spesialis curat rumah kosong dengan beberapa TKP (tempat kejadian perkara) di wilayah hukum Polresta Bandar Lampung.

"Tadi malam para pelaku berikut barang bukti sudah dijemput dan diserahkan ke petugas dari Polresta Bandar Lampung," tandas Syaiful. (Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa/Endra Zulkarnain)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved