Berita Lampung

Polisi Tembak Mati Pelaku Curanmor di Tulangbawang, Satu Rekannya Ditangkap

Saat hendak diamankan, kedua pelaku berusaha melarikan diri. Polisi sempat melepaskan tembakan peringatan, namun tidak diindahkan.

Tayang:
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
TEMBAK MATI - Kasatreskrim Polres Tulangbawang, AKP Apfryyadi Pratama saat diwawancarai awak media di RS Bhayangkara, Senin (1/6/2026). Polisi tembak mati pelaku curanmor di Tulangbawang, satu rekannya ditangkap. 

Ringkasan Berita:
  • Pelaku curanmor tewas setelah ditembak polisi saat proses penangkapan di Tulangbawang.
  • Polisi menyebut tindakan tegas terukur dilakukan karena Umar melakukan perlawanan dan sempat menodongkan senjata api rakitan ke arah petugas.
  • Satu rekannya berhasil diamankan dan kini menjalani pemeriksaan di Mapolres Tulangbawang.

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) bernama Umar Mutohar (33) tewas setelah ditembak polisi saat proses penangkapan di Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulangbawang, Minggu (31/5/2026).

Baca Juga: Joki Curanmor Asal Lamtim Ditangkap, Polisi Sita Revolver Rakitan dan Peluru Aktif

Polisi menyebut tindakan tegas terukur dilakukan karena Umar melakukan perlawanan dan sempat menodongkan senjata api rakitan ke arah petugas.

Kasatreskrim Polres Tulang Bawang AKP Apfryyadi Pratama mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan korban kehilangan dua sepeda motor pada 18 Mei 2026.

Dari hasil penyelidikan, polisi berhasil mengidentifikasi para pelaku melalui rekaman CCTV.

"Korban melapor dan kami langsung melakukan penyelidikan. Identitas pelaku berhasil kami kantongi dari rekaman CCTV," kata Apfryyadi saat ditemui di RS Bhayangkara, Minggu malam.

Petugas kemudian memperoleh informasi keberadaan dua terduga pelaku di wilayah Tulang Bawang.

Tim Tekab 308 Polres Tulangbawang bergerak melakukan penangkapan sekitar pukul 16.30 WIB di wilayah Unit 2 Banjar Agung.

Saat hendak diamankan, kedua pelaku berusaha melarikan diri. Polisi sempat melepaskan tembakan peringatan, namun tidak diindahkan.

Menurut Apfryyadi, Umar justru mengeluarkan senjata api rakitan dan menodongkannya ke arah petugas.

"Yang bersangkutan tidak mengindahkan tembakan peringatan dan sempat menodongkan senpi rakitan ke anggota saat akan ditangkap," ujarnya.

Dalam kondisi tersebut, petugas mengambil tindakan tegas terukur.

Umar mengalami luka tembak dan sempat dibawa ke RS Mutiara Bunda Tulangbawang. 

Namun nyawanya tidak tertolong.

Jenazah kemudian dibawa ke RS Bhayangkara untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved