Berita Lampung

Apdesi Pesawaran Imbau Warga Tidak Bakar Sampah Sembarangan

Ia menegaskan, kondisi cuaca kering disertai angin kencang dapat mempercepat penyebaran api, sehingga aktivitas yang melibatkan

Tayang:
Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: taryono
dok Damkarmat Kota Bandar Lampung
BAKAR SAMPAH - Ilustrasi. Apdesi Pesawaran Imbau Warga Tidak Bakar Sampah Sembarangan. 
Ringkasan Berita:
  • Apdesi Pesawaran mengingatkan warga waspada karhutla saat musim kemarau.
  • Cuaca kering dan angin kencang mempercepat penyebaran api.
  • Warga dilarang membakar sampah dan sisa kebun di lahan terbuka.

Tribunlampung.co.id, Pringsewu – Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Kabupaten Pesawaran, Hermansyah, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau.

Baca juga: Ketersediaan Guru Jadi Tantangan Penerapan Bahasa Prancis di Sekolah Lampung

Ia menegaskan, kondisi cuaca kering disertai angin kencang dapat mempercepat penyebaran api, sehingga aktivitas yang melibatkan api di ruang terbuka harus dihindari.

“Musim kemarau ini angin kencang dan kondisi tanah sangat kering. Api kecil bisa cepat membesar dan merembet,” ujar Hermansyah, Minggu (31/5/2026).

Hermansyah mengimbau warga tidak membakar sampah maupun sisa hasil kebun di lahan terbuka, serta mengelola sampah rumah tangga dengan cara yang lebih aman.

Selain itu, ia meminta masyarakat memastikan sumber api di rumah seperti kompor dan tungku benar-benar padam sebelum ditinggalkan.

Menurutnya, pencegahan karhutla tidak hanya bergantung pada pemerintah desa, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan. 

Warga juga diminta segera melapor kepada perangkat desa jika menemukan titik api atau kepulan asap di sekitar permukiman maupun kawasan hutan.

Dalam upaya pencegahan, pemerintah desa bersama BPBD dan Masyarakat Peduli Api (MPA) akan meningkatkan patroli serta edukasi kepada warga di wilayah rawan kebakaran.

“Pencegahan karhutla adalah tanggung jawab bersama. Lebih baik mencegah daripada memadamkan,” katanya.

Ia berharap kesadaran masyarakat terus meningkat agar risiko kebakaran dapat ditekan, sekaligus menjaga keselamatan lingkungan dan warga.

(Tribunlampung.co.id/ Oky Indrajaya)

 

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved