Berita Lampung

Warga Dusun 6 Pringsewu Patungan Cor Jalan Tani 300 Meter Tanpa Bantuan Pemerintah

Warga setempat, Sagimin, mengatakan pengecoran dilakukan karena jalan tersebut selama ini belum pernah mendapat perbaikan. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: taryono
Tribunlampung.co.id/Dokumentasi warga
GOTONG ROYONG - Masyarakat Dusun 6, Pekon Waringinsari Barat, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, Lampung melakukan pengecoran jalan usaha tani sepanjang 300 meter. 

Ringkasan Berita:
  • Warga Dusun 6, Pekon Waringinsari Barat, Pringsewu melakukan pengecoran jalan usaha tani 300 meter secara swadaya.
  • Pekerjaan dimulai Mei 2026 setiap hari Minggu secara gotong royong tanpa upah.
  • Dana berasal dari patungan warga dan dukungan tokoh setempat.

Tribunlampung.co.id, Pringsewu – Masyarakat Dusun 6, Pekon Waringinsari Barat, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, Lampung, melakukan pengecoran jalan usaha tani sepanjang 300 meter secara swadaya.

Baca juga: Cekcok Soal Ponsel, Pria di OKU Tewas di Tangan Rekannya

Warga setempat, Sagimin, mengatakan pengecoran dilakukan karena jalan tersebut selama ini belum pernah mendapat perbaikan. 

Pengerjaan dimulai pada Mei 2026 dan dilaksanakan setiap hari Minggu dengan sistem gotong royong tanpa upah.

Seluruh kegiatan dilakukan secara sukarela. Warga bergotong royong menyumbangkan tenaga, sementara para ibu-ibu turut membantu dengan menyediakan makanan dan minuman bagi para pekerja.

Sagimin menjelaskan, pembangunan jalan tersebut sepenuhnya bersumber dari dana swadaya masyarakat dengan dukungan para tokoh setempat. 

Upaya ini dilakukan setelah berbagai usulan perbaikan yang diajukan ke tingkat pekon, kecamatan, hingga kabupaten belum mendapat tindak lanjut.

“Jalan ini sangat penting bagi aktivitas pertanian masyarakat. Karena belum ada perhatian, akhirnya warga berinisiatif melakukan pengecoran secara mandiri melalui gotong royong,” ujarnya, Minggu (31/05/2026).

Jalan usaha tani tersebut menjadi akses utama pengangkutan hasil pertanian warga, seperti jagung, kakao, kelapa, dan komoditas lainnya. 

Dengan kondisi jalan yang lebih baik, diharapkan mobilitas petani serta distribusi hasil panen dapat berjalan lebih lancar.

Selain perbaikan jalan, masyarakat juga berharap adanya perhatian Pemerintah Kabupaten Pringsewu terhadap pembangunan talud di sepanjang jalur pertanian untuk menjaga ketahanan badan jalan yang telah dicor.

Warga juga menyoroti kondisi embung yang dibangun melalui program Balai Besar Provinsi Lampung. 

Sejak 2023, embung tersebut disebut tidak terawat sehingga mengalami penurunan fungsi dan menyulitkan petani dalam memperoleh pasokan air.

Dalam kegiatan tersebut, hadir tokoh masyarakat Sukoharjo, Sagang Nainggolan, yang diundang untuk meninjau langsung proses pembangunan. 

Mantan anggota DPRD Kabupaten Pringsewu itu mengapresiasi semangat gotong royong warga yang mampu menghimpun dana secara patungan untuk memperbaiki akses pertanian.

“Saya sangat mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat Dusun 6 Waringinsari Barat. Meski dengan keterbatasan anggaran, warga tetap menunjukkan kepedulian dan kebersamaan dalam membangun jalan pertanian yang sangat dibutuhkan,” katanya.

Menurutnya, keberadaan jalan yang layak akan memperlancar transportasi hasil bumi sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah tersebut, termasuk di Kabupaten Pringsewu.

(Tribunlampung.co.id/ Oky Indrajaya)

 

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved