Sidang Perdana Kasus Brigadir Polisi Tembak Brigadir Polisi di Depok Dimulai
Sidang Perdana Kasus Brigadir Polisi Tembak Brigadir Polisi di Depok Dimulai
Namun, korban Bripka Rahmat Efendy menjawab dengan nada keras kepada terdakwa dan berkata:
"Kamu siapa, saya yang menangkap saya sedang tungguin laporanya terdakwa menjawab mohon izin dengan siapa saya bicara, korban Bripka Rahmat menjawab: Saya yang pegang Jatijajar sudah kamu keluar saja, junior saja kamu nanti saya laporkan kamu nanti saya yang laporkan kamu"
Selanjutnya, terdakwa keluar ruang SPKT Polsek Cimanggis dan terdakwa berdiri kemudian berjalan kurang lebih tiga langkah keluar terdakwa mencabut senjata api pistol yang diselipkan dipinggang sebelah kanan terdakwa.
Terdakwa kemudian berbalik ke kiri sambil mengokang dan menodongkan senjata api warna hitam dengan genggaman tangan kanan, lalu yang bersangkutan mengarahkan senjata api jenis pistol HS 9 warna hitam tersebut ke arah korban Rahmat Efendi.
Peristiwa pun terjadi, terdakwa menembakan senjata api tersebut sebanyak 7 kali ke arah korban Rahmat Efendi dan seketika juga Rahmat Efendi jatuh ke lantai.
Setelah itu terdakwa langsung diamankan oleh para saksi yang masih menggenggam senjata api di tangan kanannya tersebut.
Terdakwa lantas dibawa masuk ke dalam ruang kanit Sabhara yang posisinya berada di depan ruang SPK Polsek Cimanggis.
Setelah itu Rangga Tianto diamankan di ruangan tersebut dan selanjutnya terdakwa dibawa ke Polda Metro Jaya untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut.
Ayah Menangis
Polisi Tembak Polisi, Anak Bripka Rachmat Histeris Lihat Jenazah Sang Ayah.
Bripka Rachmat Effendi harus meregang nyawa akibat ditembak rekan seprofesinya sesama polisi.
Tersangka adalah Brigadir Rangga Tianto.
Rangga Tianto memberondong Rachmat Effendi menggunakan senapan semi otomatis.
Peristiwa ini terjadi di kantor Polsek Cimanggis, Depok, Jawa Barat.
Atas penembakan ini, Rachmat Effendi tewas di tempat.
Jenazah Rachmat Effendi kini sudah disemayamkan di rumah duka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/ilustrasi-tembak_20151222_183719.jpg)