Terungkap PSK Online Lampung 'Dipelihara Mami', LB: Wajib Setor, Biar Aman
Terungkap PSK Online Lampung 'Dipelihara Mami', LB: Wajib Setor, Biar Aman
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Praktik prostitusi online (daring) di Lampung tidak hanya dijalankan langsung oleh pekerja seks komersial (PSK) melalui media sosial MiChat.
Banyak juga PSK online Lampung yang juga 'dikelola' sang mami alias muncikari.
Para PSK ini pun wajib menyetorkan sejumlah uang kepada muncikari.
Tujuannya, agar mendapatkan perlindungan dari si muncikari.
Diketahui, saat ini semakin marak prostitusi online di Provinsi Lampung.
Praktik tersebut dijalankan salah satunya melalui media sosial MiChat.
• Modus Jadi PSK Online Lampung, Setelah Transfer DP, Menghilang hingga Kontak Diblokir
Para pelaku maupun muncikari tak malu-malu lagi menjajakan diri.
Mereka memajang foto profil berbusana seksi atau bergaya vulgar plus mencantumkan kode khusus jika bisa "dipesan".
Penelusuran Tribun dengan melakukan penyamaran, seorang PSK, LB masih berusia 19 tahun menceritakan, dirinya dianungi oleh seorang mami (sebutan untuk muncikari).
Ia mengaku, jika terdaftar sebagai anggota 'mami', maka selama proses transaksi prostitusi tersebut akan aman.
"Soalnya aman kalau ada mami, karena dijamin aman," ungkapnya, Rabu (30/10).
Namun, terus dia, dirinya wajib menyetorkan uang kepada mami setiap melakukan transaksi dengan para pria hidung belang.
Jika tidak, maka LB akan diberi hukuman oleh muncikari yang menaunginya sebagai PSK.
"Iya sama Mami wajib (setoran). Kalau gak dimarahin sama Mami," bebernya.
Saat disinggung terkait sanksi apa yang akan diterimanya jika tidak memberikan setoran, ia enggan menjawab pertanyaan tersebut.