UMP Lampung 2020

Sekprov Lampung: Kalau Kenaikan UMP Terlalu Tinggi Bisa Picu PHK

Sekretaris Provinsi Lampung Fahrizal Darminto menegaskan, proses penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) Lampung 2020 telah sesuai prosedur.

Sekprov Lampung: Kalau Kenaikan UMP Terlalu Tinggi Bisa Picu PHK
Tribunlampung.co.id/Kiki
Sekretaris Provinsi Lampung Fahrizal Darminto. 

Sekprov Lampung: Kalau Kenaikan UMP Terlalu Tinggi Bisa Picu PHK

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sekretaris Provinsi Lampung Fahrizal Darminto menegaskan, proses penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) Lampung 2020 telah sesuai prosedur.

"Tentu ini sudah sesuai dengan prosedur. Pertama-tama ini disurvei sesuai dengan kebutuhan hidup layak," ujar Fahrizal saat ditemui di kantor Pemprov Lampung, Jumat (1/11/2019).

Kemudian, terus dia, ini juga berkaitan dengan inflasi secara nasional di kisaran 8,51 persen yang sudah ditentukan oleh pusat.

Di samping itu, penetapan UMP ini melibatkan unsur tripartit, yakni pengusaha, pemerintah, dan serikat pekerja atau buruh.

"Karena harus ada keseimbangan antara tiga instansi ini agar objektif dalam menetapkan UMP," kata dia.

Menurutnya, penetapan UMP telah sesuai batas kewajaran sehingga tidak memicu terjadinya PHK.

"Kalau terlampau tinggi, dunia usaha akan mati dan akan banyak karyawan yang di-PHK," jelas Fahrizal.

UMP Lampung 2020 Naik 8,51 Persen Jadi Segini, Berikut Daftar Lengkap UMP 34 Provinsi

UMP Lampung 2019 Belum Diteken, Gubernur ke Luar Negeri

UMP Rp 2,4 Juta

Pemprov Lampung telah menetapkan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) Lampung sebesar Rp 2.432.001,57 mulai 1 Januari 2020 yang mendatang.

Halaman
12
Penulis: kiki adipratama
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved