Tribun Bandar Lampung

Hampir Jadi Bulan-bulanan Warga, Kakek 71 Tahun Divonis 8 Tahun karena Cabuli Anak di Bawah Umur

Hampir Jadi Bulan-bulanan Warga, Kakek 71 Tahun Divonis 8 Tahun karena Cabuli Anak di Bawah Umur

Hampir Jadi Bulan-bulanan Warga, Kakek 71 Tahun Divonis 8 Tahun karena Cabuli Anak di Bawah Umur
Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa
Hampir Jadi Bulan-bulanan Warga, Kakek 71 Tahun Divonis 8 Tahun karena Cabuli Anak di Bawah Umur 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Seorang kakek berusia lanjut, nyaris jadi bulan-bulanan warga di kawasan Telukbetung Selatan, Bandar Lampung.

Kakek tua bernama Hasanudin (71), warga Telukbetung Selatan tersebut, melakukan pencabulan terhadap anak lebih dari satu orang.

Hidup kakek tua yang berprofesi sebagai dukun ini pun berakhir di balik jeruji besi, selama 8 tahun.

Di hadapan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Hasanudin dianggap bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan perbuatan cabul terhadap para korban anak di bawah umur.

Prabowo Subianto Jadi Menteri Jokowi, Ahmad Dhani Sebut Kita dari Nol Lagi

Parkir Ganda Masih Terjadi di Pasar Tengah, Wali Kota Herman: Masak Wali Kota Harus Nunggu di Situ?

"Terdakwa Hasanudin terbukti telah melanggar pasal 76 E junto pasal 82 ayat 1 undang undang RI nomor 17 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas undang undang RI nomor 23 tahun 2002 yang mengatur tentang perlindungan anak," ungkap Majelis Ketua Masriati, Selasa, 5 November 2019.

"Maka, menjatuhkan hukuman pidana kepada terdakwa Hasanudin penjara selama 8 tahun, terdakwa juga dijatuhi denda sebesar Rp 60 juta subsider 6 bulan," imbuhnya.

Putusan majelis hakim pun ini kurang 4 tahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Vita Hestiningrum, yang mana JPU menuntut 12 tahun penjara dengan Rp 60 juta subsider 6 bulan penjara.

Dalam dakwaannya, terdakwa Hasanudin telah melakukan pencabulan terhadap empat orang korban pada Rabu, 3 Juli 2019.

Mulanya terdakwa memanggil korban yang tengah bermain.

Lalu terdakwa duduk disebelah kanan korban dan melakukan pencabulan dengan menggerayangi kemaluan korban.

Menjerit Sakit Kepala setelah Minum Suguhan Kopi, 2 Warga Lampung Ditemukan Tewas Mengenaskan

Korban sempat berteriak dan membekap mulut korban.

Agar tidak memberitahukan kejadian ini, terdakwa memberi uang Rp 2 ribu.

Namun korban akhirnya menceritakan apa yang telah terjadi. (Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa)

Penulis: hanif mustafa
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved