Kasusnya Dituding Rekayasa, Novel Baswedan Beri Penjelasan

Berita Novel Baswedan - Kasusnya Dituding Rekayasa, Novel Baswedan Beri Penjelasan

Tayang:
Editor: taryono
(ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)
Kasusnya Dituding Rekayasa, Novel Baswedan Beri Penjelasan 

Saat itu, dijelaskan Novel, dirinya belum menjalani operasi osteo odonto keratoprosthesis (OOKP).

Keterangan Novel tersebut disampaikan oleh secara tertulis melalui kuasa hukumnya, Alghiffari Aqsa, pada Selasa (5/11/2019).

"Saat itu belum dilakukan operasi OOKP pada mata kiri saya karena Prof Donald Tan sedang upayakan dengan stem cell dengan cara dipasang selaput membran plasenta pada kedua mata saya untuk menumbuhkan jaringan yang sudah mati," kata Novel dikutip dari Kompas.com.

Upaya tersebut kemudian tak menemui hasil hingga Agustus 2017.

Dalam kurun waktu enam bulan diperkriakan mata Novel tidak bisa melihat sepenuhnya.

Penyidik KPK tersebut kemudian menjalani OOKP hingga membuat bentuk matanya seperti saat ini.

Meski saat itu mata Novel Baswedan tampak tidak sakit, sel yang berada di matanya justru sudah mati.

Novel pun tak heran apabila ada orang yang berpikiran bahwa dirinya tampak baik-baik saja.

"Saat itu bila orang lihat mata kiri saya seperti tidak sakit, bahkan tidak merah dan bening, seperti kelereng. Tapi sebenarnya selnya justru sudah banyak yang mati dan fungsi melihatnya sangat kurang,"

"Jadi wajar saja orang awam mengira saya tidak sakit," katanya.

90 Polisi Spesial Garap Kasus Novel Baswedan, Bakal Olah TKP, Periksa CCTV, dan Analisis Wajah

Lebih lanjut, Novel menyebut hingga saat ini proses pengobatan masih dilakukan.

Novel Baswedan memastikan ia didampingi oleh perwakilan KPPK setiap berobat.

Setiap perkembangan dari kesehatannya juga terus dilaporkan ke KPK.

(Tribunnews/Miftah, Kompas.com/Ardito Ramadhan)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ramai Video Cuplikan Dirinya Tampak Bisa Melihat Seusai Diserang, Novel Baswedan: Itu Belum Operasi

 
 
 


Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved