Risa Santoso Rektor Termuda di Indonesia Jebolan Master dari Harvard University
Risa Santoso Rektor Termuda di Indonesia Jebolan Master dari Harvard University
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Rektor Rektor di Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Asia Malang, Risa Santoso mempunyai latar belakang pendidikan mentereng.
Rektor termuda di Indonesia ini memperoleh gelar sarjana dari California University, dan master dari Harvard University.
Risa mengaku tertarik di dunia pendidikan sejak duduk di bangku kuliah.
“Pertama dulu waktu kuliah S1 di Amerika sih. Jadi saya ambil ekonomi, minornya ngambil education.”
“Kalau di Amerika itu temen-temen mungkin familiar dengan double major.”
• Pria Transgender Ini Mengandung Bayi, Begini Penjelasan Medisnya
“Tapi kalau di tempat saya waktu itu namanya minor. Sewaktu di Amerika juga saya pernah ngajar di sekolah di dekat kampus,” tutur Risa kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (6/11/2019).
Lulus sebagai sarjana ekonomi, ketertarikan Risa kepada pendidikan berlanjut.
Dia mendapat gelar master dari Harvard Graduate School of Education.
“Master saya di Harvard di pendidikan,” ucapnya.
Risa kembali ke Indonesia pada tahun 2015, dan bekerja sebagai tenaga ahli muda di Kantor Kepresidenan.
Dia duduk di Deputi Isu-isu Strategis Ekonomi hingga tahun 2017.
Mundur dari KSP, Risa menjadi pengajar di Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Malang.
Hingga pada 2 November lalu dilantik sebagai Rektor di Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Asia.
• Pengakuan PRT Anak Mantan Wagub Sumsel yang Masukkan Bayinya ke Dalam Mesin Cuci
Risa bertekad menjadikan ITB Asia sebagai kampus unggulan di dunia bisnis digital termasuk juga pengembangan sosial medianya agar bisa semakin lebih baik.
“Sekarang ini dunia digital terus berkembang. Maka dari itu kami ingin pengembangan digital ini bisa terus dilakukan di Institut Teknologi dan Bisnis ASIA,” terangnya.
Potret Risa
Di luar capaian sebagai rektor termuda Indonesia.
Risa ternyata juga sering travellling ke berbagai negara.
Instagram/Risa Santoso
Namun ternyata Risa Santoso sudah memiliki kekasih.
Kekasihnya bernama Michael Sugijanto.

Instagram/Risa Santoso
Risa mengaku kaget sebab respons publik atas pengangkatannya sebagai rektor cukup besar.
Hingga saat ini, ia bahkan merasa heran.
“Ya heran dan kaget saja sih kok bisa seheboh itu. Tapi nggak apa mudah-mudahan ini bermanfaat bagi kampus,” tutur Risa, Selasa (5/11/2019).
Sebelum terpilih sebagai pemimpin di Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang, Risa menjabat sebagai Direktur Pengembangan di Kampus Asia.
Selepas lulus S1 dan S2 dari Amerika, Risa Santoso menjadi inisiator aktivitas Asia Entrepreneurship Training Program (AETP), sebuah akselerasi kerjasama pemerintah Indonesia dengan Swiss dalam pengembangan startup.
Menurut Risa, terpilihnya dia sebagai rektor lantaran pihak kampus sedang berkeinginan mengembangkan pendidikan ekonomi berbasis digital.
Dari sekian calon, latar belakang Risa dinilai cocok dengan visi yang ingin dituju.
“Kalau yang pastinya mungkin bisa tanya pihak yayasan ya. Tapi yang jelas saya pernah menduduki beberapa pos dan membuat beberapa program,” papar dia.
Ketika ditunjuk sebagai Rektor, Risa mengaku sempat kepikiran.
Meskipun sejak kuliah, dia memang berkeinginan terjun ke dunia pendidikan.
• Pertanyakan Sumber Uang Miliaran Wiranto, Hanura: Kalau Uang Pribadi Kenapa Dititipkan?
“Lebih ke kepikiran sih nanti kalau sudah menjadi rektor akan seperti apa. Gitu aja sih,” katanya.
Risa pun bertekad menjadikan Institut Teknologi dan Bisnis Asia sebagai kampus yang dapat mendekatkan mehasiswanya dengan dunia kerja.
“Saya juga ingin supaya Institut Asia ini bisa fokus ke digital business,” tutupnya. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul: Mengenal Risa Santoso, Wanita Cantik dan Berprestasi yang Jadi Rektor Termuda di Indonesia
Artikel ini telah tayang di suryamalang.com dengan judul Rektor ITB Asia, Risa Santoso Tertarik Terjun ke Dunia Pendidikan Sejak Kuliah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/risa-santoso-rektor-termuda-di-indonesia-jebolan-master-dari-harvard-university.jpg)