Pol PP Pergoki Pasangan Tak Sah di Kosan Jalan Teuku Umar, Perempuan Bersembunyi di Balik Lemari
Menurut Joko Herlambang, dalam razia tersebut, petugas gabungan menyisir dan merazia sedikitnya 10 titik tempat yang ada di wilayah Kota Tuban dan ena
Penulis: Romi Rinando | Editor: Reny Fitriani
pasangan lainnya, yang tidak bisa menunjukkan surat atau dokumen nikah.
"Ya pasangan tersebut dibawa ke kantor Satpol PP, bersama pasangan lainnya yang dimankan dari 10 titik tempat kos yang kita razia," ujarnya.
Sementara itu, dua pasangan lainnya yang terdeteksi narkoba dibawa ke kantor BNNK untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif.
Kepala BNNK Tuban, AKBP I Made Arjana menyatakan, dua pasangan yang positif narkoba kini telah dibawa ke kantor setempat.
Selanjutnya empat orang yang merupakan warga Tuban sendiri akan dilakukan rehabilitasi.
"Dua pasangan warga Tuban ini hasil tes urine positif narkoba, akan kita rehabilitasi," tegasnya.
Pasangan bukan suami istri diamankan dan terciduk petugas gabungan dari sebuah kamar kos saat digelar razia gabungan, Selasa (19/11/2019)
Sering Dugem
Pengakuan mengejutkan disampaikan oleh dua pasangan bukan suami istri alias diduga pasangan kumpul kebo yang diciduk petugas gabungan Satpol PP, TNI, Polri dan BNNK saat razia tempat kos di Tuban, Selasa (19/11/2019).
Ini setelah sejoli yang kos di Jalan Sunan Muria, Kelurahan Latsari, Kota Tuban itu terbukti positif mengkonsumsi narkoba berdasarkan hasil tes urine.
Kepada petugas, ke empat orang berinisial AS (pria, 25) warga Kecamatan Singgahan, Adr (wanita, 22), warga Kecamatan Palang, Al (pria, 30), dan HD (wanita, 23) warga Kecamatan Jenu, mengaku sudah terbiasa mengkonsumsi narkoba.
"Pengakuannya kepada petugas sudah biasa, jenis inex yang sering dikonsumsi," ujar Kepala BNNK Tuban, AKBP I Made Arjana, usai pemeriksaan.
Menurutnya, narkoba jenis inex atau ekstasi yang dikonsumsi kedua pasangan bukan suami istri tersebut biasa diminum saat mereka berangkat ke klub malam alias dugem di salah satu tempat hiburan malam di Surabaya.
Menurut pengakuannya, dengan mengkonsumsi ekstasi maka bisa membuat daya tahan tubuhnya lebih segar dan stamina selalu terjaga hingga 24 jam lebih.
Kepada petugas keempatnya mengaku mengkonsumsi ekstasi pada Sabtu malam saat akan digunakan untuk clubbing, setelah pulang Minggu nya hingga sekarang efeknya masih terasa.
• Bobol ATM, 12 Anggota Satpol PP DKI Jakarta Terancam Dipecat
• Jenazah Diangkut Pakai Sepeda Ontel di Blora, Kades Ungkap Sosok Mbah Suparni
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/pol-pp-pergoki-pasangan-tak-sah-di-kosan-jalan-teuku-umar.jpg)