Breaking News:

Tribun Lampung Tengah

Pesta Sabu di Kandang Sapi, 6 Pria Dicokok Polres Lampung Tengah

Mereka ini terang-terangan mengonsumsi sabu. Kita lakukan penggerebekan sekitar pukul 14.30 WIB di kandang sapi milik pelaku Samsul Bahri.

Dok Polres Lamteng
Enam pria dicokok Polres Lampung Tengah saat menggelar pesta narkoba di kandang sapi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, GUNUNG SUGIH - Enam pria dicokok polisi saat menggelar pesta narkoba di kandang sapi.

Penggerebekan dilakukan Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Tengah di Kampung Adi Jaya, Kecamatan Terbanggi Besar, Selasa (19/11/2019).

Keenam pelaku yakni Samsul Bahri, warga Kampung Adi Jaya; Setiawan (31), warga Simpang Agung, Kecamatan Seputih Agung; Rifqon MakrurI (39), warga Simpang Agung, Kecamatan Seputih Agung.

Lalu, Ares Setiawan (27), warga Bumi Kencana, Kecamatan Seputih Agung; Ahmad Efendi (40), warga Desa Kecapi, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah; dan Sugiarno (31), warga Simpang Agung, Kecamatan Seputih Agung.

Kasat Resnarkoba Polres Lampung Iptu Andre Try Putra mengatakan, pesta sabu yang kerap dilakukan para pelaku membuat warga resah.

"Mereka ini terang-terangan mengonsumsi sabu. Kita lakukan penggerebekan sekitar pukul 14.30 WIB di kandang sapi milik pelaku Samsul Bahri di Kampung Adi Jaya," terang Andre Try Putra, Jumat (22/11/2019).

Letkol TNI Pesta Sabu Bersama Mahasiswi di Hotel, Digerebek Atas Perintah Jenderal

Pesta Sabu Bersama Tiga Pria, Seorang Wanita di Pringsewu Digerebek Polisi

Andre melanjutkan, dalam penyergapan tersebut, polisi menyita barang bukti satu bungkus besar bekas sabu, satu alat isap sabu, satu pipa kaca pirek, satu korek api gas, dan satu jarum sumbu api.

Kepada polisi, Samsul Bahri mengaku sudah lebih dari dua kali pesta sabu di kandang sapi.

"Kalau (pesta sabu) di situ sudah lebih dari dua kali. Ya kadang malam, kadang siang. Tapi kalau kami kumpul sering di situ," terang Samsul.

Sementara Sugiarno mengatakan, sabu dibeli dengan cara patungan.

Setiap orang merogoh kocek Rp 100 ribu.

Sabu dibeli dari seseorang di kawasan Seputih Agung.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, keenam pelaku dijerat Pasal 112 ayat 1 dan atau pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman 4-12 tahun penjara. (Tribunlampung.co.id/Syamsir Alam)

Penulis: syamsiralam
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved