Bahas Ormas, Peneliti LIPI Hermawan Ungkap Desertasi Jenderal Polisi Soal Ormas Dibiayai Pengusaha
Dalam penelitian itu menyebutkan untuk menghidupi kegiatan ormas yang dianggap tidak penting, mereka dibayari oleh pengusaha-pengusaha secara tidak la
Penulis: Romi Rinando | Editor: Reny Fitriani
"Tetep, kegiatan tetep jalan, itu ada Mahkamah Konstitusinya," tegas Habib Ali.
Saat ditanya lagi bagaimana komentarnya jika suatu saat FPI disebut illegal karena tetap berjalan meski tanpa SKT, Habib Ali menilai hal itu karena ada dua penyebab.
Penyebab pertama orang yang menyebut illegal karena kurangnya pengetahuan.
Penyebab kedua karena adanya kebencian terhadap FPI.
"Ya karena stigma-stigma itu kan ada dua kemungkinan, satu karena adanya keterbelakangan intelektual dalam arti kurang baca, kurang mengetahui, kurang memahami."
"Atau ada keterbelakangan mental, emang dasarnya benci," jelasnya. (sumber tribunWow.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Soal Pengelompokan Ormas, Hermawan Sulistyo: Saya Heran, 400 Ribu Ormas Kerjanya Ngapain Sih?,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/pengamat-politik-dari-lembaga-ilmu-pengetahuan-indonesia-lipi.jpg)