Tribun Pringsewu

Kisah 2 Warga Pringsewu Jadi Korban Perumahan Syariah Bodong

Belakangan, AD selaku direktur PT ARM Cipta Mulia ditangkap oleh Polda Metro Jaya karena penipuan berkedok perumahan syariah.

Kisah 2 Warga Pringsewu Jadi Korban Perumahan Syariah Bodong
Tribun Lampung/Didik
Sumarno dan Sudarsilo, warga Pringsewu yang menjadi korban perumahan syariah bodong, saat ditemui di kediamannya, Jumat (29/11/2019). 

Dua di kawasan Bogor serta masing-masing satu di Bekasi, Bandung, dan Lampung.

Di Lampung, perumahan itu berada di Pekon Yogyakarta Selatan, Kecamatan Gadingrejo, Pringsewu.

Sumarno sebagai salah satu pemilik tanah membenarkan di atas lahannya akan dibangun perumahan oleh AD.

Sumarno dan AD sepakat pembelian tanah seharga Rp 175 ribu per meter persegi.

Dengan luas tanah sekitar 7.500 meter persegi, Sumarno bakal mendapatkan uang Rp 1,3 miliar.

Sumarno semakin tergiur begitu dijanjikan uang bagi hasil sebesar 20 persen dari penjualan setiap rumah.

"Setiap datang, tampilannya meyakinkan. Sehingga saya menjadi yakin dengan AD," ungkap Sumarno ditemui di kediamannya, Jumat (29/11/2019).

Kata Sumarno, tanah tersebut diratakan pada 2014.

Sebelumnya lahan itu terdapat bangunan sekolah milik Yayasan Darma Bakti.

Ada pula kayu jati dan bukit batu.

Halaman
1234
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved