Tribun Bandar Lampung

IPLT Bakung Overkapasitas, Pemkot Bandar Lampung Akan Bangun IPLT Baru Tahun Depan

Pembangunan IPLT baru ini menggantikan IPLT Bakung lama yang dianggap tidak berfungsi maksimal dan overkapasitas.

Penulis: hanif mustafa | Editor: Noval Andriansyah
Tribunlampung/Sulis Setia M
Ilustrasi IPLT Bakung - IPLT Bakung Overkapasitas, Pemkot Bandar Lampung Akan Bangun IPLT Baru Tahun Depan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Pemerintah Kota Bandar Lampung akan memiliki Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Bakung yang baru dengan sistem mekanikal.

Pembangunan IPLT baru ini menggantikan IPLT Bakung lama yang dianggap tidak berfungsi maksimal dan overkapasitas.

Kabid Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Bappeda Kota Bandar Lampung Azwar mengatakan pembangunan IPLT baru ini dalam rangka peningkatan kapasitas IPLT Bakung.

"Tahun 2020, Pemerintah Kota Bandar Lampung akan melakukan peningkatan IPLT dari konvensional ke sistem teknik mekanikal," ungkap Azwar saat mengisi workshop Evaluasi Media Dalam Advokasi Isu Sanitasi di Bandar Lampung di Swissbell Hotel, Selasa 3 Desember 2019.

Azwar mengatakan peningkatan kapasitas IPLT ini sangat diharapkan lantaran saat ini kapasitas lumpur yang dibuang oleh masyarakat 90 meter kubik per hari.

"Sementara IPLT saat ini daya tampungnya terlalu kecil, yakni 14 meter kubik perharinya," ucapnya.

Pembangunan Dinding Penahan Sampah TPA Bakung Dikebut

Azwar menuturkan permasalahan IPLT ini menjadi tantangan pengelolaan sanitasi yang aman.

"Dan ini diharapkan terbangun tahun 2020, saat ini masih pengajuan dana," tandasnya.

Disinggung soal perbedaan pengelolaan konvensional dengan mekanikal, Azwar menjelaskan jika pengelolaan IPLT konvensional sifatnya grafitasi.

"Jadi pengelolaannya mengandalkan gaya gratifasi, jadi ketinggian dari permukaan tanah dialirkan. Kalau mekanikal dibantu pengelolahannya dengan mesin bertenaga listrik sehingga pengelolaannya dari tinja sampai dengan airnya dipisahkan," terang Azwar.

Azwar pun mengaku dengan peningkatan kapasitas IPLT pihaknya tidak menambah lagi luasan lahan IPLT.

"Kami akan optimalkan lahan yang ada, yang saat ini 2,5 hektar, memang akan kita tambah penbangunann kolam kolam terhadap saranan yang ada disitu," bebernya.

Soal anggaran sendiri, Azwar mengaku mendapat anggaran dari pemerintah pusat.

"Anggaran itu pusat tapi pendampingan dari kami, seperti akses jalannya terkait kegiatan masterplan sudah dianggaran untuk TPA Rp 2,5 miliar, Ipalnya Rp 5 miliar dan IPLT dianggarkan pusat," tandasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perusahaan Daerah (PD) Kebersihan Bandarlampung Muhamad Husein selaku pengelola IPLT Bakung tak menampik peningkatan kapasitas IPLT menjadi mekanikal.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved