Tentara Bunuh Istri Siri Gara-gara Cemburu Pulang Telat, Jasad Korban Dibungkus Plastik

Serda Novri tega membunuh istri sirinya Jayanti Mandasari dan jasadnya ditemukan membusuk dalam karung plastik di sebuah saluran irigasi

Tentara Bunuh Istri Siri Gara-gara Cemburu Pulang Telat, Jasad Korban Dibungkus Plastik
DOK.
Jayanti Ditemukan Tewas Dalam Karung 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Seorang anggota TNI tega menghabisi istri sirinya dan membuang jasadnya ke irigasi dalam bungkusan plastik. Pembunuhan istri siri oleh Serda Novri dilatarbelakangi alasan cemburu.

Seusai menghabisi istri sirinya, Serda Novri melarikan diri hingga menjadi buruan polisi dan TNI.

Serda Novri anggota  TNI yang bertugas Kodim 1402 Polewali Mandar duduk di kursi pesakitan di Pengadilan Negeri (PN) Polewali Mandar, Sulawesi Barat (Sulbar) oleh Mahkamah Militer pada Senin (2/12/2019).

Serda Novri tega membunuh istri sirinya Jayanti Mandasari dan jasadnya ditemukan membusuk dalam karung plastik di sebuah saluran irigasi di Desa Segerang, Kecamatan Mapilli Polewali Mandar, pada Oktober lalu.

Karena alasan teknis dan efektivitas jalannya persidangan, maka sidang kasus pembunuhan wanita yang jasadnya ditemukan dalam karung ini dipindahkan ke PN Polewali Mandar.

Sudah Tertangkap, Maling Motor Asal Lampung Tiba-tiba Keluarkan Pistol, Pria Tertembak 3 Peluru

Serda Novri, pembunuh istri siri yang mayatnya dimasukkan dalam karung dan dibuang di saluran irigasi, saat disidang oleh Mahkamah Militer di PN Polewali Mandar, Senin (1/12/2019).
Serda Novri, pembunuh istri siri yang mayatnya dimasukkan dalam karung dan dibuang di saluran irigasi, saat disidang oleh Mahkamah Militer di PN Polewali Mandar, Senin (1/12/2019). (KOMPAS.com/JUNAEDI)

Dengan demikian, semua saksi-saksi dalam kasus ini bisa menghadiri jalannya persidangan.

Sidang Serda Novri ini rencanaya akan digelar secara maraton mulai Senin hingga Jumat mendatang.

Sidang akan dipimpin hakim ketua Letkol CHK Fredi Ferdian Isnartanto SH MH serta dua hakim anggota masing-masing Letkol CHK Wahyudin SH dan Letkol CHK Lungun M Hutabarat SH MH.

Usai sidang dakwaan yang dilanjutkan dengan pemeriksaan sejumlah saksi-saksi terkait.

"Persidangannya kita pindahkan ke PN Polewali Mandar karena alasan teknis dan kemudahan agar semua saksi-saksi bisa hadir dalam persidnagan. Rencanaya sidnag maraton akan kita gelar hingga Jumat mendatang," kata Hakim Ketua Letkol CHK Fredi Ferdian Isnartanto SH MH.

Halaman
123
Editor: Heribertus Sulis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved