Sempat Teriak Ada Harimau sebelum Diterkam, Nyawa Mustadi Tak Tertolong
Proses evakuasi jasad Mustadi baru dilakukan pihak kepolisian setelah 7 jam peristiwa penerkaman.
Adapun kuka-luka pada korban yaitu luka robek tidak beraturan di leher.
Dada sebelah kiri terbuka dengan tulang rusuk hilang, 1/3 Kaki kanan hilang,
Otot Betis kaki kiri hilang dan kaki hilang,"terang Kapolres Lahat, AKBP Ferry Harahap, SIK melalui Kapolsek Kota Agung, AkP Fredi Rajaguguk.
Evakuasi Korban
Mustadi Petani Kopi Lahat tewas Diterkam Harimau (TribunJateng/istimewa)
Mustadi Bin Maspur warga desan pajar bulan tewas diterkam harimau saat tengah berada di kebun kopi.
Adapun peristiwa yang berujung maut tersebut terjadi di kawasan kebun kopi ataran padamaran kecamatan Kota Agung lahat.
Kawasan kebun kopi ini berbatasan langsung dengna Desa Rekimai Jaya kecamatan Semende Darat Tengah Kabupaten Muaraenim.
Saksi mata kejadian Irianto Bin Basri (32) warga Desa Rekimai Jaya Kecamatan Semendo Darat Tengah Kabupaten Muaraenim
Peristiwa tersebut bermula korban sedang memetik buah kopi di kawasan tersebut.
Kemudian saksi yang sedang menggiling kopi di halaman pondok melihat satu ekor harimau menuju ke arah korban.
Kemudian saksi langsung berteriak memberitahu korban ,namun saat itu juga harimau tersebut langsung menerkam korban.
Lantaran tak bisa menolong, saksi lantas memberitahukan kejadian tersebut melalui via handphone ke masyarakat desa rekimay jaya kecamatan SDT kabupaten Muaraenim dan menginfokannya ke polsek Semendo.
Proses evakuasi jasad Mustadi baru dilakukan pihak kepolisian setelah 7 jam peristiwa penerkaman.
Sekitar pukul 23.00 Wib, Anggota polsek Semendo yang di pimpin oleh Kapolsek Semendo dan kanit bimas polsek Semendo bersama sama dengan warga menuju ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi jasad korban.
Saat dievakuasi jasad korban dalam keadaan sudah meninggal dunia dengan kondisi mengalami luka sobek pada bagian leher,kaki kiri kanan korban,dan bagian dada korban sebelah kanan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/petani-kopi-tewas-diterkam-harimau.jpg)