Sempat Teriak Ada Harimau sebelum Diterkam, Nyawa Mustadi Tak Tertolong

Proses evakuasi jasad Mustadi baru dilakukan pihak kepolisian setelah 7 jam peristiwa penerkaman.

VIA TRIBUN SUMSEL
Petani kopi tewas diterkam harimau 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID- Seorang petani kopi tewas diterkam harimau saat berada di kebun kopi miliknya.

Korban bernama Mustadi bin Maspur (52), warga desa Pajar Bulan kecematan Semendo Darat Kabupaten Muara Enim yang tewas diterkam sang raja hutan.

Mustadi diserang harimau pada Kamis (12/11) kemarin sekitar pukul 17.30 WIB.

Dalam pengakuannya, korban kala itu baru saja menggiling biji kopi.

Dengan saksi yang ikut menemani dengan membantu membongkar mesin kopi tersebut.

Tak kala korban Mustadi mengambil pikat burung mendadak melihat sosok harimau muncul dari balik kebun kopi.

Irian berserta Mustadi lantas berteriak, ' Ada Harimau.'

Sayangnya posisi Harimau yang dekat dengan korban Mustadi membuat sang tukang kebun langsung diterkam.

S
Jasad Petani Kota Lahat Tewas Diterkam Harimau (SRIPOKU.COM/EHDI YAMIN)

Melihat Mustadi diterkam Harimau, Irian lantas berlari ke pondok untuk coba mengalihkan perhatian sang raja hutan.

Dirinya membuat suara gaduh dengan memukul bagian seng di pondok untuk membuat Harimau itu meninggalkan Mustadi.

Sempat berhasil, Irian langsung coba mendekati tubuh Mustadi demi memberikan pertolongan.

Sayangnya Harimau lantas kembali mendekati korban yang membuat Irian kembali meninggalkan korban.

Sementara itu Kapolres Lahat AKBP Ferry Harap SIK Melalui kapolsek Kota Agung AKP Fredi Raja Guguk

menyebut jika Mustadi meninggal akibat beberapa luka ditubuhnya setelah diterkam harimau.

"Akibat di terkam harimau tersebut korban meninggal dunia.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved