Tribun Bandar Lampung
Tarif Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung Masih Gratis Selama Nataru
Sampai saat ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) belum menetapkan tarif tol untuk ruas Terbanggi Besar – Kayu Agung
Penulis: Dedi Sutomo | Editor: Reny Fitriani
Laporan Wartawan Tribunlampung Dedi Sutomo
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA – Ruas tol Terbanggi Besar – Kayu Agung, masih akan gratis pada pelayanan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
“Iya, libur Nataru masih akan gratis,” kata Kepala Cabang PT Hutama Karya Tol ruas Terbanggi Besar – Kayu Agung, Yoni Satyo kepada Tribun, Jumat (20/12).
Sampai saat ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) belum menetapkan tarif tol untuk ruas Terbanggi Besar – Kayu Agung.
Untuk persiapan libur Nataru, Yoni mengatakan, ada 7 rest area yang telah siap.
Pertama di kilometer 163, kemudian di kilometer 172, 208, 215, 234, 269 dan kilometer 277.
“Untuk SPBU ada di 6 lokasi. Sedangkan untuk masjid ada di rest area KM 215 dan 234. Untuk di rest area lainnya ada mushola,” kata Yoni Satyo.
Resta area juga akan dilengkapi dengan tepat beristirahat.
Juga ada UMKM warung makan dan oleh-oleh. Untuk di KM 215 dan 234 juga ada minimarket Alfamart.
Pada rest area di sepanjang jalur tol juga disiapkan pos kesehatan, pos pengamanan.
PT HK Tol ruas Terbanggi Besar – Kayu Agung juga menyiapkan 15 mobil patroli, 25 mobil derek, 8 mobil ambulans dan 4 mobil rescue.
“Juga disiapkan 4 truk tangki air bersih, 4 mobil pembersih, 2 road sweeper, 10 mobil PJR dan 1 unit POM AL. Kita sudah siapkan sejak Kamis (19/12) kemarin,” ujar Yoni.
Pada pelayanan libur Nataru tahun ini, Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang kini telah tersambung dari Bakauheni hingga Kayu Agung, akan menjadi pilihan utama warga yang hendak mudik.
Hadirnya jalan tol, mempercepat waktu tempu. Kini dari Palembang ke pelabuhan Bakauheni, hanya membutuhkan waktu 4-5 jam saja.
Palembang-Bakauheni Hanya 4 Jam
Beroperasinya Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Tol Terpeka) sejak Sabtu (16/11/2019) lalu mendapat sambutan antusias para pengguna tol.
Menurut mereka, perjalanan via Tol Terpeka dapat memangkas banyak waktu.
Samuel, pengendara mobil pribadi dari Palembang, mengaku hanya membutuhkan waktu empat jam untuk tiba di Pelabuhan Bakauheni.
Padahal sebelumnya bisa mencapai 12 jam.
“Sekarang jauh lebih cepat dengan adanya jalan tol. Saya dari Palembang sampai Bakauheni hanya empat jam,” kata dia.
Hal sama dikatakan Muslim, sopir bus lintas Sumatera.
• Sopir Truk: Kayu Agung-Gunung Sugih via Tol Terpeka Cuma 2 Jam
• Diresmikan Jokowi, Tol Terpeka Sah Jadi Tol Terpanjang di Indonesia
Di sisi lain, kata dia, ongkos penumpang terpaksa dinaikkan.
“Kalau sekarang jauh lebih cepat. Tetapi karena ada biaya tol, ongkos penumpang juga naik sekitar 10 sampai 20 persen,” terang Muslim.
Sementara itu, para sopir truk pun ikut senang dengan mulai beroperasinya Tol Terpeka.
Hal terpentingnya, kini mereka bisa terbebas dari praktik pungli di Jalan Lintas Pantai Timur.
Kepala Cabang PT Hutama Karya Tol ruas Terbanggi Besar-Kayu Agung Yoni Satyo mengatakan, kendaraan yang melintas di Tol Terpeka cukup ramai.
“Sudah ramai yang lewat tol. Tetapi memang untuk jumlah pastinya belum kita rekap,” kata dia.(Tribunlampung.co.id/Dedi Sutomo)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/fakta-tol-lampung-palembang-2-ruas-tol-terpanjang-di-indonesia-ada-di-lampung.jpg)