Kasus Dugaan Korupsi BOK Puskesmas

BREAKING NEWS - Dituntut 1 Tahun 6 Bulan Penjara, Mantan Kadiskes Pesibar Menangis Bacakan Pembelaan

Kata Bambang, tidak ada niat mengambil uang dengan cara memangkas 30 persen dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Puskesmas.

BREAKING NEWS - Dituntut 1 Tahun 6 Bulan Penjara, Mantan Kadiskes Pesibar Menangis Bacakan Pembelaan
Tribunlampung.co.id/Hanif
BREAKING NEWS - Dituntut 1 Tahun 6 Bulan Penjara, Mantan Kadiskes Pesibar Menangis Bacakan Pembelaan 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Dituntut satu tahun enam bulan penjara, mantan Kepala Dinas Kesehatan Pesisir Barat menangis bacakan pembelaan.

Mantan Kepala Dinas Kesehatan Pesisir Barat ini bernama Bambang Purwanto (59) warga Permata Biru, Sukarame.

Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Senin 23 Desember 2019, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Bambang Irawan menyatakan bahwa perbuatan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah sebagaimana diatur dalam Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999.

"Memohon kepada Majelis Hakim untuk menjatuhkan hukuman terhadap terdakwa dengan hukuman penjara satu tahun enam bulan dikurangi dalam tahanan," katanya.

Tak hanya itu, JPU juga meminta kepada Majelis Hakim untuk menjatuhkan hukuman denda Rp 59 juta subsider 6 bulan kurungan penjara.

Dituntut 20 Tahun Penjara, Bos Angkot Ini Diduga Terlibat Peredaran 41,6 Kg Sabu

"Selanjutnya terdakwa telah mengembalikan uang kerugian negara sebesar Rp394.126.558 dengan disalurkan ke puskesmas masing masing, pengembalian uang tersebut dihitung sebagai pengembalian uang kerugian negara," sebutnya.

Adapun pertimbangan JPU atas tuntutannya, lantaran perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas korupsi.

"Hal yang meringankan, terdakwa mengakui perbuatannya, berbuat sopan, dan belum pernah dihukum," tutupnya.

Setelah mendengar hal tersebut, terdakwa Bambang Purwanto mengajukan pembelaan.

"Setelah menerima dakwan dan tututan, maka jelas saya ajukan permohonan ini, permohonn ini bukan pendapat tapi ini ikhtiar saya, karena perbuatan ini saya lakukan karena ada beberapa aspek," katanya sesenggukan.

Halaman
123
Penulis: hanif mustafa
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved