Kecelakaan Kereta di Bandar Lampung
Brio Hancur Dihajar Kereta, Warga Bingung Dua Penumpang Wanita Bisa Selamat
Ia juga keheranan karena kedua wanita yang ada di dalam mobil bisa selamat dari kecelakaan maut tersebut.
Penulis: hanif mustafa | Editor: Daniel Tri Hardanto
Satiman menduga pengemudi mabuk sehingga terjadi kecelakaan tersebut.
"Kayaknya mabuk, apalagi malam tahun baru," tandasnya.
Lihat palang terbuka
Pengemudi terus melintas, lantaran melihat palang pintu perlintasan kereta api terbuka.
Fitri, pengemudi mobil Honda Brio warga kuning nopol BE 1535 YY mengatakan, saat kejadian, ia hendak pulang menuju rumahnya di bilangan Tanjung Gading, setelah merayakan malam tahun baru bersama teman- temannya di wilayah Pahoman, Bandar Lampung.
"Sampai di pintu perlintasan kereta api, saya lihat palang pintu tetap terbuka," kata Fitri, Rabu, 1 Januari 2020.
Atas dasar itu, Fitri pun memutuskan untuk tetap memacu mobilnya.
Namun nahas, kata Fitri, setelah mobilnya berada di tengah perlintasan, kereta api dari arah Tanjungkarang menuju Panjang, tiba-tiba datang.
"Gak tahunya ada kereta," ucap Fitri.
Spontan, Fitri yang sudah menyadari ada kereta api akan melintas, langsung keluar dari mobil sebelum kereta menghantam mobilnya.
"Alhamdulillah, masih diberi keselamatan," kata Fitri.
Petugas Tak Sadar Ada Mobil
Petugas Penjaga palang pintu Perlintasan Kereta Api (KA) mengaku tidak sadar jika ada mobil yang menghantam Kereta Api yang melintas.
Padahal, Penjaga palang pintu yang diketahui bernama Ade itu, mengaku sudah menutup palang pintu pelintasan Kereta Api.
Menurut Ade, ia tak melihat ada mobil Honda Brio warna kuning dengan nopol BE 1535 YY saat Kereta Api babaranjang melintas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/brio-ditabrak-babaranjang-3.jpg)