Perampok Bobol Brankas Isi Rp 2,3 Miliar, tapi Cuma Ambil Rp 538 Juta
Tan Jingyu menyebut tersangka sangat lick, dan memiliki kesadaran anti-pengintaian yang baik, dia sengaja menutupi dirinya selama melakukan kejahatan.
Melalui analisis dan penilaian polisi pada awalnya memahami identitas tersangka, hingga akhirnya 24 Desember 2019, tersangka berhasil ditangkap.
Polisi menangkap tersangka di pusat perbelanjaan di Wuxi, Tiongkok.
Nama tersangka itu adalah Tian (34) dari Guizhou, di mana ia terkenang memiliki sejarah mencuri brankas dua kali.
Tian menjelaskan bahwa dia datang ke Haining dari Wuxi secara khususa dan mempelajari situasi di mana dia akan beraksi.
Tan Jingyu menyebut tersangka sangat lick, dan memiliki kesadaran anti-pengintaian yang baik, dia sengaja menutupi dirinya selama melakukan kejahatan.
Meskipun dengan sengaja melewati CCTV.

Sejumlah uang hasil rampokannya.
Tian mengaku sebenarnya dia berencana mencuri puluhan ribu yuan saja, tapi terpana ketika membuka brankas itu isinya hingga jutaan.
Tetapi dia tidak berani mengambil terlalu banyak jadi dia hanya mengambil bungkusan 100.000 yuan, dan 30.000 yuan.
Ketika dia berpikir masih memiliki tunggakan dia kembali dan mengenapkan curiannya hingga 270.000 yuan kemudian dia pergi.
Menurut pengakuannya dia tidak mencuri semuanya karena dalam hatinya jika dia mencuri semuanya itu akan mengubah nasibnya.
Dia mengatakan pada polisi Lin Hui bahwa "Menjadi orang jahat jangan terlalu mengerikan."
Karena kalimat ini Tian berpikir hanya mencuri 270.000 saja sudah cukup meskipun akhirnya di tidak bisa lolos dan akan mendapatkan sanksi hukum. (sumber intisari)
Artikel ini sudah tayang di Intisari dengan judul Bobol Brankas Berisi Uang Rp2,3 Miliar, Perampok Ini Hanya Ambil Rp538 juta, Polisi Terkejut Setelah Pencuri Ini Ungkap Alasannya Tak Mengambil Semua Uang Itu