Seleb
Perjalanan Ria Irawan di Dunia Hiburan dan Sederet Penghargaan
Sebelum divonis menderita kanker kelenjar getah bening, Ria Irawan telah menjalani operasi pengangkatan rahim dan indung telur.
Dalam film tersebut, Ria berperan sebagai Ani, anak tokoh utama, yaitu Prabowo.
Ria sempat vakum dari dunia keaktrisannya dan ia kembali membintangi film pada tahun 2003 dalam film Biola Tak Berdawai.
Kemudian, ia membintangi film Impian Kemarau pada tahun 2004, Belahan Jiwa pada tahun 2005, dan Janji Joni pada tahun 2005.
Setelah itu, Ria terus membintangi sejumlah film, di antaranya adalah Arisan! 2 dan Bulan di Atas Kuburan.
Selain bermain film, Ria juga terus aktif dalam dunia teater.
Sempat jajal tarik suara dan fotografi
Tak hanya berkarier di bidang seni peran, Ria Irawan sempat menjajal dunia tarik suara.
Ia pernah membuat album bersama kelompok bernama Japras.
Kelompok ini beranggotakan Ully Artha, Debby Cintia Dewi, Wieke Widowati, Rini S. Bono, Nurul Arifin, Ita Mustafa, Ani Kusuma, Eva Arnaz, dan Rima Melati.
Ria juga pernah membuat 2 buah album dangdut bersama aktor senior Rano Karno.
Selain dangdut, ia pernah membuat album pop dengan judul Setangkai Anggrek Bulan dan Di Antara Hatiku Hatimu.
Melansir Harian Kompas, 16 Juli 1992, Ria sempat pula menjadi produser kaset rekaman.
Kaset-kaset Ria tersebut kemudian tidak hanya diedarkan di Indonesia, tetapi juga di Malaysia.
Selain memproduksi lagu-lagu yang dibawakan sendiri, ia pun memproduksi lagu yang dinyanyikan penyanyi Malaysia, bahkan berduet bersama.
Menjadi sutradara
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/artis-ria-irawan-kembali-dirawat-di-rscm-tangan-dan-kaki-kanan-susah-digerakkan-hingga-sulit-bicara.jpg)