Misteri Mobil Mundur Saat Melintas di Jalanan Aceh Besar

Sebuah keajaiban terjadi di Aceh Besar. Ditemukan lokasi medan magnet berdaya kuat yang mampu menarik benda-benda di sekitarnya.

Tayang:
Penulis: ikhsan dwi nur satrio | Editor: Noval Andriansyah
serambinews.com
Misteri Mobil Mundur Saat Melintas di Jalanan Aceh Besar 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Sebuah keajaiban terjadi di Aceh Besar.

Ditemukan lokasi medan magnet berdaya kuat yang mampu menarik benda-benda di sekitarnya.

Lokasi medan magnet tersebut berada di Jalan lintas Blangbintang (Bukit Radar), Aceh Besar tembus ke Simpang Ie Suum, Krueng Raya, Aceh Besar oleh seorang polisi bernama Aipda Pariadi.

Sejak informasi tersiar luas, banyak pengunjung datang untuk melihat.

Bahkan tidak sedikit dari mereka yang melakukan praktik langsung di sekitar titik lokasi yang diklaim mengandung magnet berdaya kuat dan mampu mampu menarik mobil dalam keadaan mesin mati ke arah tanjakan.

Keberadaan medan magnet di Aceh Besar tersebut masih menyimpan tanda tanya besar sebagaimana fenomena Jabal Magnet atau Magnetic Hill yang berada di Madinah, Arab Saudi, dan berbagai belahan dunia lain yang memiliki keajaiban serupa.

Bagaimana fenomena aneh ini bisa terjadi?

Berikut fakta-fakta tentang keajaiban medan magnet di Aceh Besar.

Temuan besar sarat misteri

Medan magnet atau gunung magnet tersebut ditemukan di Jalan lintas Blangbintang (Bukit Radar), Aceh Besar tembus ke Simpang Ie Suum, Krueng Raya, Aceh Besar oleh seorang polisi bernama Aipda Pariadi.

Keberadaan medan magnet ini disiyalir menjadi sebuah temuan besar yang sarat misteri dan memerlukan upaya lanjutan untuk meneliti kebenaran dan menguak misteri yang terkandung di dalamnnya.

Medan magnet yang ditemukan di Aceh Besa ini mirip dengan Jabal Magnet atau Magnetic Hill yang ditemukan di salah satu daerah pegunungan batu di Madinah, Arab Saudi.

Di kawasan itu ada satu daerah tertentu sepanjang lebih kurang 9 kilometer yang diduga kuat memiliki magnet yang luar biasa.

Jika kendaraan berjalan dari arah Madinah, mobil yang melewati kawasan itu seperti orang sesak nafas, karena keberatan untuk melaju akibat adanya tarikan magnet.

Sebaliknya, jika bergerak ke kota Madinah, maka mobil dalam kondisi "bebas" perseneling dan gas, akan melaju kencang.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved