Indonesia Kirim 4 Pesawat Tempur F-16 ke Natuna
TNI Angkatan Udara Republik Indonesia menerbangkan empat unit pesawat tempur F-16 ke Pulau Natuna, Kepulauan Riau, Selasa (7/1/2020).
Selain itu, Achmad menyampaikan, saat ini China menyiapkan kapal logistik yang juga diduga salah satu bentuk penguatan di laut Natuna. "Ada juga saya lihat mereka (China) menyiapkan kapal logistik," ujarnya.
Ia meneruskan, pihak Indonesia pun masih tetap berkomunikasi dengan mereka. Namun, upaya komunikasi kedua pihak tidak mencapai titik temu karena meyakini dua hal yang berbeda.
Meski begitu ia mengatakan, Indonesia tidak dalam posisi negosiasi dalam persoalan Natuna ini. Namun, Indonesia menyadari China memiliki kekuatan sehingga mungkin tetap teguh pada pendirian mereka. "Karena itu untuk mendukung diplomasi kita, saya hadir di sana. Intinya di situ," ucap Taufiq.
Satu Pintu
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD mengatakan, Presiden Joko Widodo menginstruksikan penanganan permasalahan laut lewat satu pintu.
Hal itu ia sampaikan saat membuka rapat koordinasi khusus tentang tugas pokok fungsi dan kewenangan penanganan pengamanan laut di Kantor Kemenko Polhukam, Selasa (7/1). "Yang penting bagi Presiden ada satu pintu, " ujar Mahfud.
Dia menjelaskan, Presiden pernah mengatakan bahwa sekurang-kurangnya ada tujuh lembaga yang tugasnya mengalami tumpang-tindih dalam mengurus permasalahan kelautan.
"Kalau dilihat dari masing-masing itu bagus. Bakamla bagus, Polair bagus, Angkatan Laut bagus, KKP bagus. Nah yang bagus itu supaya (jangan) tumpang-tindih sehingga kita lalu diminta menyiapkan aturan-aturan yang ada satu pintu," ucap Mahfud.
"Tanpa mengurangi wewenang masing-masing yang sudah ada. Tetapi pintu penjurunya itu harus ada, nanti kita diskusikan. Pada waktu itu Presiden menyebut Bakamla ya," kata dia. Namun, menurut Mahfud MD, solusi ini perlu dibicarakan kembali. (kompas.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/f-16-fighting-falcon.jpg)