Perang Iran vs Amerika Serikat

Setelah Tewaskan 80 Tentara AS, Iran Siapkan Perang Lebih Dahsyat

Puluhan rudal itu ditembakkan Divisi Dirgantara Garda Revolusi Iran dan dinamai "Martir Soleimani".

Tayang:
kompas.com
Ilustrasi - Iran menjanjikan balasan yang "lebih kuat dan dahsyat". 

Lebih Dahsyat

Pejabat Iran memperingatkan potensi pecahnya perang di Timur Tengah jika AS membalas serangan rudal di markas di Irak.

Pernyataan itu disampaikan penasihat Presiden Hassan Rouhani, Hessameddin Ashena, dalam kicauannya di Twitter.

"Segala balasan melalui operasi militer yang dilakukan AS bisa berujung kepada perang habis-habisan di Timur Tengah," ujar Ashena dilansir Al Jazeera.

"Arab Saudi, bagaimanapun, bisa mengambil langkah berbeda. Mereka bisa memilih mengambil langkah damai," lanjutnya.

Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran, Mayor Jenderal Mohammad Baqeri, menjanjikan balasan yang "lebih kuat dan dahsyat" jika Pentagon merespons.

"Ini baru sebagian kecil dari kemampuan militer kami," koar Baqeri dalam pidatonya di pangkalan setempat, dikutip IRNA via CNN.

Iran bahkan mengancam akan menyerang Israel, sekutu dekat Amerika, jika ikut campur dalam masalah tersebut.

WNI Aman

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi meminta Warga Negara Indonesia (WNI) yang ada di Iran saat ini agar waspada.

"Kemlu sudah mengeluarkan rilis yang intinya meminta semua WNI yang berada di kawasan tersebut untuk selalu waspada. Ikuti terus informasi yang disampaikan pemerintah setempat terutama yang berkaitan dengan situasi keamanannya," ujarnya.

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran melarang warga negara Indonesia (WNI) untuk mengikuti segala bentuk demonstrasi saat situasi Iran dan Amerika Serikat (AS) memanas.

Duta Besar RI untuk Iran Octavino Alimudin menuturkan, kondisi WNI di Iran dan sekitarnya terpantau aman.

KBRI Teheran terus memantau perkembangan setiap WNI melalui grup WhatApp dan kontak telepon.

"KBRI cek nggak hanya melalui pengumuman, Instagram tapi kita juga kontak WhatsApp grup. Kita telepon satu satu," jelas dia. (tribunnetwork/ras/rin/wly)

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved