Longsor di Bandar Lampung

VIDEO Longsor di Kaliawi, Bongkahan Batu Besar Hantam Rumah Warga

Bongkahan batu besar material longsor Gunung Bantahan, menimpa rumah warga di Jalan Agus Salim Gang Kapten Abdul Wahab, Kaliawi.

Penulis: Wahyu Iskandar | Editor: Heribertus Sulis

Dia digotong oleh beberapa keluarganya dan tetangga dengan jalan kaki selama hampir 3 jam lamanya.

Suami Euis, Rozak (35) mengatakan bahwa istrinya mengandung dengan umur kandungan 3 bulan.

Namun, istrinya itu mengalami pendarahan sehingga harus dibawa segera ke puskesmas terdekat meski harus menempuh jarak 22 km karena akses yang lumpuh.

"Kayaknya kelelahan. Badan dia gak kuat karena sudah tiga hari ini makannya sedikit-sedikit, karena stok makan gak banyak," kata Rozak.

Pantauan TribunnewsBogor.com, Jumat (3/1/2020), Euis digotong melewati beberapa titik jalur lumpur tanah longsor yang sudah menutupi akses jalan.

Tidak hanya itu, warga yang menggotong Euis juga harus menuruni jalan setapak yang cukup terjal serta jembatan bambu darurat.

Beberapa kali warga yang menggotong harus terpeleset karena kontur tanah basah dan licin karena hujan gerimis yang mengguyur.

Kondisi korban longsor memprihatinkan 

Kondisi warga Desa Pasir Madang, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, memprihatinkan pasca kejadian longsor.

Desa tersebut menjadi desa yang paling terisolir pasca longsor.

Persedian makanan warga pun mulai menipis, mereka juga membutuhkan bantuan obat obatan.

Kehidupan warga di desa ini cukup berat karena minim bantuan yang datang setelah akses jalan lumpuh karena tertutup longsor.

"Makan kita sisa-sisa hasil tani aja, hari ketiga ini kita juga udah mepet, persediaan makanan udah mau abis," kata salah satu warga setempat, Tatang (28), dikutip dari TribunnewsBogor.com, Jumat (3/1/2020).

Selain itu, warga di desa ini juga cukup minim mendapat bantuan obat.

Seperti di pengungsian Kantor Desa Pasir Madang, sejumlah warga yang sakit terpaksa dibiarkan sambil menunggu bantuan datang.

Bahkan ada pula warga sakit demam sudah terbaring selama berhari-hari menunggu bantuan penanganan.(Tribunlampung.co.id/Joviter Muhammad)

Videografer Tribunlampung.co.id/Wahyu Iskandar

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved