Driver Ojek Online sampai Istigfar, Pelanggan Wanita Ajak Masuk Kamar Pakai Kode 'Mas Sini Bentar'
Seorang pengemudi atau driver ojek online (ojol) menceritakan kisahnya saat diajak masuk kamar oleh seorang pelanggan wanita.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Seorang pengemudi atau driver ojek online (ojol) menceritakan kisahnya saat diajak masuk kamar oleh seorang pelanggan wanita.
Sang driver ojol bernama Ahmad.
Ia berasal dari Ciledug, Tangerang.
Pada 10 Januari 2020 lalu, foto larangan bagi pengemudi atau driver ojol masuk ke sebuah restoran mewah di Jakarta viral di media sosial (medsos).
Ternyata, ada banyak kisah lain mengenai driver ojek online.
• Driver Ojek Online Dilarang Masuk Restoran Mewah, 3 Tanda Seru Bikin Rating Restoran Turun Drastis
• Wanita Driver Ojek Online Ditusuk 11 Kali di Jakarta, Niat Membunuh Pelaku Muncul Saat Lihat Jendela
• Dijanjikan Umrah Gratis Sekeluarga, Pria Ajak Adik Jadi Pembunuh Bayaran di Medan
• Satpam Kejar 2 Perampok di Jakarta, Tiba-tiba Berhenti Setelah Sadar 3 Jarinya Putus
Satu di antaranya dialami Ahmad.
Ahmad mengaku telah cukup lama menekuni pekerjaan sebagai driver ojek online.
Ahmad mengaku, ia pernah digoda oleh seorang pelanggan wanita.
Cerita tersebut ia bagikan melalui kanal YouTube Cerita Ojol, yang ditayangkan pada Kamis (5/12/2019) silam.
Tonton, videonya di akhir artikel ini.
Tak cuma digoda, ia bahkan diajak untuk berhubungan badan di apartemen.
Hal tersebut sontak membuat Ahmad kaget.
Namun, ia menolak untuk melakukan ajakan wanita tersebut.
Ia menceritakan bahwa ia pernah dapat pesanan untuk mengirim barang di wilayah Kemanggisan untuk mengantar ke Thamrin.
"Pernah dapet di wilayah Kemanggisan, disuruh nganter ke Thamrin."
"Sebelumnya kayak biasa saya konfirmasi, ini penjemputan sesuai titik? Iya mas katanya," ujar Ahmad mengawali cerita.
Ketika sampai di lokasi, Ahmad mengonfirmasi ke pelanggan dengan mengatakan jika dirinya sudah berada di titik.
Pelanggan pun menyuruhnya naik ke lantai 3.
Ahmad kemudian naik ke lantai 3.
Setelah sampai di depan kamar, pelanggan memintanya untuk masuk ke kamar.
“Mas masuk saja, ini barangnya, nggak apa-apa mas sepi kok,” ujar customer.
Ahmad menolak untuk masuk dan tetap berada di depan kamar.
Akhirnya, customer mengeluarkan barang yang akan dikirim, yakni tas.
Kemudian, ia mengonfirmasi tujuan pengiriman sudah sesuai apa belum.
Saat balik badan akan turun, customer memanggilnya kembali.
"Mas, mas sini bentar," ujar customer.
Ahmad heran dan menanyakan alasan customer memanggilnya kembali.
Customer tetap menyuruhnya untuk masuk tapi ia menolaknya.
"Masuk dulu bentar ya," kata customer.
Ajakan tersebut ia tolak.
Ahmad mengatakan ia hanya mau kerja.
Customer kembali membujuknya untuk masuk kamar.
"Bentar doang kok," kata customer.
"Nggak mbak, maaf yah," tegas Ahmad.
Ia pun bergegas turun dan meninggalkan apartemen tersebut.
Ketika sampai di tempat ia memarkirkan kendaraannya, ada pesan masuk dari customer.
Pesan tersebut berbunyi "Yah ditolak, padalah udah san**".
Sembari mengelus dada dan mengucapkan Istighfar, Ahmad menjawab chat tersebut.
"Maaf ya mba saya cuma mau kerja yang bener, nyari berkahnya aja. Saya bukan kaya orang yang mba pikirin. Maaf aja ya mba," tulisnya.
Ia mengaku kesal mendapatkan orderan itu tapi tidak bisa dibatalkan karena sudah akan diantar.
Sebelum mengantarkan barang, ia menghubungi nomor tujuan pengiriman dan mengonfirmasi titik tujuan.
Kemudian, ia jalankan orderan tersebut ke arah Thamrin.
Ahmad sempat heran apakah customer yang mengajaknya masuk kamar wanita atau bukan karena badannya seram.
Menurutnya, itulah pengalamannya yang paling menyebalkan ketika menjadi driver ojek online yang sudah ia tekuni sejak tahun 2017.
Tonton, videonya di bawah ini.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com.
Seorang driver ojek online bernama Ahmad menceritakan kisahnya saat diajak masuk kamar oleh seorang pelanggan wanita.