Seleb

Kuasa Hukum Mulan Jameela Pastikan Kliennya Tak Terlibat Kasus Investasi Bodong MeMiles

Kasus investasi bodong MeMiles, turut menyeret nama artis sekaligus anggota DPR RI Mulan Jameela.

Kuasa Hukum Mulan Jameela Pastikan Kliennya Tak Terlibat Kasus Investasi Bodong MeMiles
KOMPAS.com/Deti Mega Purnamasari
Ilustrasi - Kuasa Hukum Mulan Jameela Pastikan Kliennya Tak Terlibat Kasus Investasi Bodong MeMiles. 

"Sudah 120 mobil yang sekarang sudah di tangan para customer dan ini akan kami tarik," jelasnya.

Dari pengungkapan kasus tersebut, Polda Jatim telah menetapkan dua orang tersangkan yaksi Direktur Perusahaan berinisial KTM (47) warga Kelapa Gading, Jakarta Utara dan FS (52) warga Tambora, Jakarta Barat.

Keduanya diamankan kepolisian saat hendak menggelar sebuah simposium di sebuah hotel dikawasan Waru Sidoarjo, Jumat (13/12/2019) silam.

Selain itu adapula dua tersangka berinisial ML dan PH. 

"Total sudah ada 4 orang yang kami tahan dalam kasus ini," ujar dia, Jumat, (10/1/2020). 

Untuk tersangka ML berperan sebagai motivator dalam investasi ilegal ini, sedangkan untuk tersangka PH berperan sebagai kepala tim IT (informasi dan teknologi) aplikasi Memiles. 

Sementara, KTM dan FS merupakan owner dari investasi tersebut.

Dari penangkapan itu, polisi juga mengamankan 18 mobil, dua sepeda motor, belasan ponsel dan laptop, dikemasi dalam kabin pesawat kargo, untuk diberangkatkan ke Surabaya.

Lalu, uang senilai Rp 120 miliar yang masih nandon di dalam nomor rekening perusahaan juga sudah diblokir, lalu uang Rp 50 Miliar

"Total (barang bukti uang) yang ada disini menjadi Rp122.318.825.672 miliar yang dapat kita ambil sementara ini," ungkapnya.

Komentar Ello Usai Diperiksa

Marsello Tahitoe alias Ello diperiksa penyidik Polda Ditreskrimum Polda Jatim sekitar delapan jam, Selasa (14/1/2020).

Ello keluar dari Gedung Ditreskrimsus Mapolda Jatim, sekitar pukul 18.00 WIB, Selasa (14/1/2020).

Di ujung lorong ruang penyidik itu Ello menyapa awakmedia ditemani kuasa hukumnya, Jaswin Damanik.

Ello mengaku, pernah menjadi member dalam pusaran bisnis investasi bodong Memiles PT Kam and Kam.

Sejumlah uang yang sengaja ia tak sebut nominalnya sempat ia tukarkan menjadi nilai TopUp di dalam aplikasi Memiles.

Pelantun lagu 'Pergi Untuk Kembali' juga mengaku pernah memperoleh sebuah mobil jenis sedan sebagai bonus hadiah (reward).

"Saya disini sebagai saksi. Saya saat itu sebagai member, saya topup, saya dapat reward sesuai prosedur," ujar Ello.

Namun, dia belakangan memperoleh kabar bahwa PT Kam and Kam Memiles bermasalah dengan pihak Polda Jatim hingga membuat keempat petinggi perusahaan dicokok dan ditetapkan sebagai tersangka.

Putra musikus berdarah Maluku Minggoes Tahitoe dan penyanyi pop senior berdarah Batak tahun 1980-an Diana Nasution itu mengaku terkejut namanya disebut-sebut dalam setiap proses penyelidikan polisi.

"Dan itu cukup mengganggu saya," tegasnya.

Kendati begitu Ello akan kooperatif dengan pihak kepolisian selama proses penyelidikan kasus itu bergulir.

Pasalnya ia sendiri mengaku sebagai korban karena status kepemilikan mobil hasil reward itu, terbilang tidak jelas.

"Saya lumayan kaget mendengar pers rilis dari Polda Jatim. Saya di sini selain korban, karena TopUp reward saya gak jelas bagaimana hasilnya," terangnya.

Sementara itu kuasa hukumnya, Jaswin Damanik, mengatakan selama kurun waktu delapan jam diperiksa sebagai saksi.

"Inti intinya bahwa dia selaku korban juga dalam perkara ini," kata Jaswin. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved