Tanya Dokter

Apa Itu Batuk Darah, Gejala, Penyebab, Pengobatan dan Pencegahan Batuk Darah

Batuk darah adalah kondisi di mana manusia mengeluarkan darah tatkala mengalami batuk. Batuk darah disebut juga dengan istilah hemoptisis.

Penulis: Tama Yudha Wiguna | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/TAMA YUDHA WIGUNA
Ilustrasi. Apa Itu Batuk Darah, Gejala, Penyebab, Pengobatan dan Pencegahan Batuk Darah 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID BANDAR LAMPUNG – Batuk darah adalah kondisi di mana manusia mengeluarkan darah tatkala mengalami batuk. Batuk darah disebut juga dengan istilah hemoptisis. Umumnya, batuk darah disebabkan oleh beberapa kondisi, mulai dari hal yang serius dan tidak. Usai mengetahui apa itu Batuk darah, bagaimana cara mengatasi Batuk darah?

Tidak menutup kemungkinan, Batuk darah dialami sebagai sebuah penanda bila penderitannya tengah mengalami suatu penyakit yang dikatakan serius.

Terlebih, Batuk darah diderita oleh seseorang berusia muda dan punya rekam jejak kesehatan yang baik, apalagi batuk darah dialami oleh seorang perokok aktif.

dr Boy Zaghlul Zaini mengungkapkan, batuk darah tidak identik dengan TBC paru, dikarenakan TBC paru menimbulkan gejala berdarah dan tidak.

“Tapi yang jelas, batuk darah belum tentu karena TBC bisa jadi disebab penyakit lain seperti, kangker paru, kangker saluran pernafasan, sakit jantung,” terang Wakil Ketua IDI Lampung tersebut, Rabu (15/1/2020).

“Jadi penyebab datangnya batuk darah harus dilakukan pemeriksaan dengan semacam alat bantu seperti, rontgen, pemeriksaan dahag atau USG. Setelah teridentifikasi baru dilakukan pengobatan,” tambahnya,” lanjutnya.

Apa gejala batuk darah?

Terdapat sejumlah gejala yang terjadi bila manusia mengalami kondisi batuk darah, di antaranya seperti:

1. Batuk disertai dengan dahak bercampur darah.

2. Batuk dengan volume darah cukup banyak.

3. Batuk darah disertai gejala turun berat badan dan hilang nafsu makan.

5. Batuk darah disertai dengan gejala sesak napas, demam, pusing, berkeringat di malam hari, dan nyeri dada.

6. Batuk darah disertai dengan urine atau kotoran yang juga bercampur dengan darah.

7. Batuk darah yang berlangsung lebih dari seminggu.

8. Batuk darah yang sering muncul dan hilang.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved