Viral Fenomena Pohon Menangis di Jember
Penemuan pohon menangis menjadi viral di media sosial Facebook. Warga berbondong-bondong datang mencari kebenaran informasi tersebut.
Penulis: Wahyu Iskandar | Editor: Daniel Tri Hardanto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Penemuan pohon menangis menjadi viral di media sosial Facebook.
Warga berbondong-bondong datang mencari kebenaran informasi tersebut ke Dusun Krajan, Desa Mojosari, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, Jumat (17/1/2020).
Mawardi, pemilik pekarangan, mengatakan, kasus tersebut sudah terjadi sekitar empat hari yang lalu.
“Awalnya keponakan saya, Aldi Fari yang berumur sekitar lebih dari tiga tahun bermain di belakang rumah,” tuturnya saat dihubungi melalui telepon, Jumat (17/1/2020).
Lalu, anak tersebut berlari mendatangi ibunya dan bilang ada orang nangis.
“Ibunya tanya, mana ada orang nangis, lalu ikut ke belakang,” tuturnya.
• Video Berlinang Air Mata, Ibu Ini Temui Orangutan Saat Menyusui Bayinya
• VIDEO Istri Tidur 3 Jam Bersama Mayat Hakim Jamaluddin Suami yang Dibunuhnya
• VIDEO Daihatsu Xenia Terbalik Seusai Tabrak Pembatas Flyover Antasari
Sang ibu lalu mendekatkan telinganya ke pohon tersebut dan merasa mendengar ada suara seperti perempuan yang sedang menangis.
Mawardi juga penasaran dan melakukan pengecekan dengan mendekati pohon tersebut.
Dia pun mengaku mendengar seperti suara tangisan perempuan remaja selama 30 detik.
Namun dia meragukan suara tersebut dan menduga karena gesekan pohon.
Akhirnya, informasi itu pun disebarkan pada keluarga, tetangga hingga masyarakat lain.
Anak SD mendengar kabar tersebut lalu datang membawa temannya.
“Anak TK juga datang membawa temannya hingga akhirnya warga berdatangan,” ungkapnya.
Apalagi, lanjut dia, setelah informasi tersebar di Facebook, banyak warga yang penasaran.
Sampai sekarang, warga masih berdatangan.
Mawardi pun mengantisipasi agar sepeda motor warga yang datang agar tidak hilang.
Dirinya Khawatir ada sepeda motor yang hilang.
“Saya usahakan agar yang berkunjung lebih sedikit, kalau langsung ditutup takut orang jauh-jauh datang melihat,” paparnya.
Sementara itu, Kapolsek Puger AKP Ribut Budiyono mengatakan, pohon menangis yang viral tersebut membuat resah sebagian kalangan.
Pemilik pohon juga mengaku tidak bisa melakukan aktivitasnya untuk berkebun di dekat pohon akasia itu.
“Kami khawatir ini dimanfaatkan oleh pihak ketiga untuk mencari keuntungan materi,” tuturnya.
Untuk itu, polisi melakukan koordinasi dengan pemilik pohon akasia supaya pohon tersebut dipotong, lalu meminta Pemdes Mojosari dan Muspika Puger memberikan pengertian kepada masyarakat terkait fenomena pohon menangis.
Kejadian tersebut karena ada gesekan antara pelepah kelapa dan pohon akasia ketika tertiup angin.
“Supaya masyarakat berpikir secara logis,” tandasnya.
Cerita di Balik Penemuan Pohon Menangis di Jember hingga Jadi Viral
Polisi Selidiki Suara Tangisan dari Pohon Akasia, Ini Dugaannya
Polisi menelusuri suara aneh yang menjadi perbincangan masyarakat di Dusun Krajan, Desa Mojosari, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember.
Pasalnya, warga sekitar heboh dengan pohon akasia yang dianggap mengeluarkan suara tangisan pada saat kondisi tertentu.
Kapolsek Puger AKP Ribut Budiyono mengatakan, suara aneh seperti tangisan yang muncul dari pohon akasia itu diduga karena adanya gesekan antar pohon saat terjadi angin.
“Sudah kami datangi ke lokasi, ada dugaan gesekan antar pohon,” katanya.
Dari temuannya di lokasi itu, terdapat pelepah pohon akasia yang berada cabang pohon akasia tersebut.
Sehingga ketika ada angin dan terjadi gesekan, memunculkan suara aneh yang mirip dengan orang menangis.
“Suara tersebut juga muncul dari pohon kelapa yang pelepahnya bergesekan dengan pohon akasia di saat terhembus angin,” terang dia.
Sementara itu, pemilik pohon akasia, Mawardi mengaku munculnya suara misterius itu membuat heboh masyarakat sekitar.
Banyak warga yang datang karena ingin melihat dan penasaran dengan suara itu.
“Kalau keluar suara tangisan memang, entah dari mana, entah penyebabnya apa, kurang tahu,” kata Mawardi, pemilik pohon akasia tersebut pada Kompas.com via telepon. (*)
Videografer Tribunlampung.co.id/Wahyu Iskandar
Artikel ini telah tayang di Tribunjambi.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/viral-fenomena-pohon-menangis-warga-berbondong-bondong-mengecek.jpg)