Kebakaran di Bandar Lampung

6 Penghuni Masih di Dalam Saat Tepekong Terkepung Api, Sempat Teriak Minta Tolong

Yuliwati (56) pemilik rumah yang berhimpitan dengan Petekong menuturkan saat api sudah mengepung, penghuni rumah masih di dalam.

Penulis: hanif mustafa | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Hanif
6 Penghuni Masih di Dalam Saat Tepekong Terkepung Api, Sempat Teriak Minta Tolong 

Warung kelontong milik Yanet di Pasar Tejo Agung, Kecamatan Metro Timur nyaris hangus dilalap si jago merah, Jumat (10/1) pagi.

Korban menerangkan, kebakaran terjadi saat warungnya dalam kondisi tutup sekitar pukul 09.00 WIB.

Ia mendapatkan kabar adanya kebakaran dari pemilik konter di seberang warung.

"Sebelum kebakaran itu saya sempet ke warung simpan gas. Setelah itu saya pergi lagi, kemudian dapat kabar warung sudah kebakaran," jelas warga Prasanti Kelurahan Metro, Metro Pusat tersebut saat ditemui di lokasi.

Yanet tidak mengetahui secara pasti apa yang menjadi penyebab kebakaran.

Namun satu unit kulkas yang digunakan menyimpan minuman ringan habis terbakar.

Selain kulkas dan isinya, tidak ada lagi yang terbakar.

"Mungkin karena kulkas ini kebakarnya," tukasnya.

Terkunci di Dalam Saat Rumahnya Dilalap Api, Tiga Bocah Ini Alami Luka Bakar

Ketiga bocah yang menjadi korban kebakaran di Jalan Badak RT 01 Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung, Selasa (7/1/2020), mengalami luka bakar. 

Ketiganya yakni FD (10), AF (7), dan IB (5).

Mereka mengalami luka bakar di bagian tangan, kening, dan leher. 

"Kemarin setelah diselamatkan tetangga langsung dibawa ke rumah neneknya. Setelah itu dirujuk ke puskesmas," ujar Edi Purwanto, ayah korban, Rabu (8/1/2020).

Edi mengaku sedang berjualan saat api melalap rumahnya.

Ketika itu, ketiga anaknya terkunci dari luar lantaran istri Edi ikut membantu jualan. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved