Tribun Tulangbawang Barat
Warga Minta Perbaikan Akses Jalan Simpang Daya Murni-Gunung Batin
Ruas jalan Simpang Daya Murni-Gunung Batin, menuju pintu tol Gunung Batin masih rusak.
Penulis: Endra Zulkarnain | Editor: soni
Warga Minta Perbaikan Akses Jalan Simpang Daya Murni-Gunung Batin
Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PANARAGAN - Ruas jalan Simpang Daya Murni-Gunung Batin, menuju pintu tol Gunung Batin masih rusak. Sejumlah warga dan pengemudi berharap Pemerintah Provinsi Lampung segera memperbaiki jalan akses menuju pintu masuk gerbang tol agar mulus dan lebar.
"Kami berharap kepada Gubernur Lampung agar jalan menuju pintu masuk ke pintu tol Gunung Batin ini diaspal dan dilebarkan. Karena kondisi jalan banyak berlubang dan sempit," ujar Yudi Indra, warga Gunung Batin, Minggu (26/1).
Menurut Yudi, sejak tol beroperasi jumlah kendaraan yang melintas ruas jalan Simpang Daya Murni-Gunung Batin, baik masuk dan keluar dari pintu tol Gunung Batin cukup banyak. Sehingga mau tidak mau jalan butuh pelebaran dan perbaikan.
• VIDEO Akhirnya Jalan Ryacudu yang Rusak Parah Akses ke Gerbang Tol Kotabaru Diperbaiki
"Jalan di sini sekarang ini sudah ramai sejak ada pintu tol, makanya kita berharap Pak Gubernur bisa memperhatikan jalan ini agar diaspal dan dilebarkan. Karena kemarin ada perbaikan. Jalan dari Bandar Agung ke Bandar Sakti mulus, tapi sampai di Simpang Daya Murni-Gunung Batin malah belum diaspal," kata Yudi Indra.
Ibrahim, pengemudi yang melintas di kawasan itu berharap pemerintah segera mengaspal jalan menuju pintu tol Gunung Batin. "Kami selaku pengemudi minta jalan diaspal, karena sekarang banyak lubang, malu juga. Kalau ada orang dari Jawa masuk tol mulus, pas keluar tol Gunung Batin jalannya sempit dan berlubang. Yang malu kan pemerintah juga," keluhnya.
Sementara, Willantara, warga Bandar Sakti juga menginginkan agar pemerintah membuat saluran drainase jalan. Itu karena sampai saat ini ruas jalan Bandar Agung-Bandar Sakti, sampai masuk jalan menuju pintul tol Gunung Batin ada yang belum memiliki drainase. Jikapun ada drainasenya tidak maksimal.
• Selesaikan Polemik Nama Gerbang Tol KM 184, Bupati Umar Gandeng Pemkab Tuba
"Kalau bisa pemerintah siapapun, baik kabupaten atau provinsi membangun saluran drainase karena banyak jalan di sini gak ada drainase. Percuma jalannya mulus saluran air nggak ada, bakal cepat rusak aspal jalannya," kata dia.
Terkait persoalan ini, Wawan, pengawas dari Dinas PUPR Lampung mengaku akan menyampaikan kelurahan warga. "Soal itu kita akan usulkan dulu, terus masuk ke perencanaan," ujarnya singkat. Soal realisasinya ia mengaku tidak bisa memastikannya. "Saya tidak bisa memastikan, nanti saya sampaiakan ke pimpinan dulu. Mudah-mudahan bisa segera tahun ini, karena itu juga kepentingan orang banyak" tutupnya. (end)