KPK Akan Periksa Ketua KPU Arief Budiman Terkait Kasus Suap Harun Masiku

Wahyu dan Harun, dalam kasus ini KPK juga menetapkan dua orang lainnya sebagai tersangka, yaitu mantan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang ju

KOMPAS.com/Nabilla Tashandra
KPK Akan Periksa Ketua KPU Arief Budiman Terkait Kasus Suap Harun Masiku 

Dipanggil sebagai Saksi Kasus Wahyu, Ketua dan Komisioner KPU Pastikan Hadir

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Ketua Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Arief Budiman dan Komisioner KPU Viryan Azis dipanggil oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK), Selasa (28/1/2020) hari ini.

Keduanya dipanggil untuk memberikan keterangan sebagai saksi terkait kasus dugaan suap Komisioner KPU Wahyu Setiawan yang juga melibatkan Politisi PDI Perjuangan Harun Masiku.

Atas pemanggilan itu, Viryan Azis memastikan dirinya dan Ketua KPU bakal hadir. "Hari ini Ketua (KPU) dan saya, Insya Allah hadir," kata Viryan saat dikonfirmasi, Selasa.

Viryan mengatakan, dirinya akan memberikan keterangan ke penyidik KPK sebagaimana informasi yang ia ketahui. "Saya akan menyampaikan apa adanya, yang saya tahu," ujarnya.

ILC TV One Selasa Malam Bahas Harun Masiku, Lenyap Ditelan Angin

2 Anggota DPR Adu Mulut Gegara Harun Masiku, Desmond Sampai Turun Tangan

Harun Masiku Masih Buron, Ketua KPK: Mencari Orang Gak Gampang, Sama dengan Cari Jarum Dalam Sekam

Sebelum memanggil Arief Budiman dan Viryan Azis, penyidik KPK sudah lebih dulu memanggil dua Komisioner KPU, Evi Novida Ginting Manik dan Hasyim Asy'ari. Keduanya hadir sebagai saksi dalam pemeriksaan yang digelar Jumat (23/1/2020).

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan sebagai tersangka kasus suap penetapan anggota DPR 2019-2024. Wahyu diduga menerima suap dari Politisi PDI-Perjuangan Harun Masiku yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK.

Selain menetapkan Wahyu dan Harun, dalam kasus ini KPK juga menetapkan dua orang lainnya sebagai tersangka, yaitu mantan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang juga orang kepercayaan Wahyu, Agustiani Tio Fridelina, dan pihak swasta bernama Saeful.

Wahyu dan Agustiani diduga sebagai penerima suap. Sementara Harun dan Saeful disebut sebagai pihak yang memberi suap. Baca juga: Komisioner KPU Evi Novida Dipanggil KPK dalam Kasus Wahyu Setiawan. (Artikel ini telah tayang di Kompas.com)

Editor: Romi Rinando
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved