Ibu-ibu di Bekasi Tertipu Diimingi Syuting Iklan dan Ketemu Ivan Gunawan

Tak hanya itu, ia diiming-imingi akan mendapatkan hadiah dan bingkisan usai acara syuting tersebut.

Editor: wakos reza gautama
grafis tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi penipuan 

Kasus itu telah dilaporan pihak kepolisian dan tengah ditangan Polres Metro Bekasi Kota.

"Kita masih selidiki dan buru pelakunya," kata Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing saat dikonfirmasi, pada Senin (3/2/2020).

Erna mengungkapkan, pihaknya telah mendatangi lokasi dan memeriksa sejumlah saksi maupun korban.

"Masih kita selidiki ya, jika ada perkembangan kita informasikan," papar dia.

Tak Ada Hipnotis

Kasubnit I Reskrim Polsek Bekasi Selatan, Iptu Manik mengatakan, tidak ada unsur hipnotis dalam kasus penipuan perkumpulan ibu-ibu di Jalan Perumnas I, Kayuningraja, Bekasi, Jawa Barat beberapa waktu lalu.

Manik menceritakan, awalnya penipu ini datang ke puskesmas kawasan Perumnas.

Penipu beralibi hendak mengajak sepuluh orang ibu-ibu untuk syuting susu Anlene di Grand Metropolitan.

"Dia (pelaku) ketemu sama bu RT, Tatiek Esti Sulistyowati hingga akhirnya minta cariin orang 10 orang untuk main syuting. Ia jugs menawarkan fee dari syuting itu," ujar Manik saat ditemui di Polsek Bekasi Selatan, Selasa (4/2/2020).

Kemudian, Tatiek pun mencari sepuluh orang ibu-ibu untuk mau ikut syuting iklan tersebut.

Setelah terkumpul, sekumpulan ibu-ibu itu diajak ke Grand Metropolitan.

Namun, setelah sampai mal itu, beberapa ibu-ibu yang mengenakan emas itu diminta untuk melepaskannya.

"Pelaku minta ibu-ibu yang pakai emas dilepas. Dia bilang ke ibu-ibu itu, 'kita kan dari lansia, tidak enak nanti dikirain orang-orang kaya, tidak bagus kenakan perhiasan, masukin aja bu ke satu tas. Nah kebetulan yang bawa perhiasan cuma dua orang dari delapan," ujar Manik.

Setelah meminta ibu-ibu itu untuk melepaskan emasnya, pelaku juga memecah konsentrasi mereka.

Sehingga aksinya tidak disadari oleh ibu-ibu tersebut.

"Jadi ada yang disuruh fotokopi KTP di dalam mal. Ada yang disuruh makan bakso. Sementara, salah satu dari ibu-ibu yang memegang tas berisi emas itu ditinggal sendiri," kata dia. (kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved