Zikria Dzatil Hina Tri Rismaharini Gegara Anies Baswedan

Demi membela tokoh yang dikaguminya, Zikria Dzatil sehingga berani menghina Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dengan sebutan binatang.

Tayang:
Penulis: Gusti Amalia | Editor: Romi Rinando
TRIBUNNEWS/SURYA
Zikria Dzatil Hina Tri Rismaharini Gegara Anies Baswedan 

Menurut Tri Rismaharini, waktunya sebagai wali kota hanya dihabiskan untuk memikirkan Surabaya.

"Jadi teman-teman boleh lihat, saya tidak sempat melakukan itu. Tidak ada sedikit pun memerintahkan atau apa pun yang misalkan bela-bela saya atau membaik-baikkan saya, tidak pernah," kata Tri Rismaharini.

"Makanya saya juga kaget, salah apa saya disebut kodok," ujar Tri Rismaharini.

Sebelumnya, pemilik akun Facebook bernama Zikria Dzatil yang diduga menghina Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini akhirnya diungkap.

Pelaku merupakan ibu rumah tangga yang tinggal di sebuah perumahan di Kota Bogor, Jawa Barat.

Seusai menuliskan status bernada penghinaan kepada Tri Rismaharini di Facebook, pelaku mengaku menyesali perbuatannya.

"Saya sangat menyesali apa yang saya lakukan ini, karena pada dasarnya saya tidak pernah berniat untuk menghina Bunda Risma," kata dia di Mapolrestabes Surabaya, Senin.

Sambil menangis tersedu-sedu, pelaku menyatakan tidak memiliki masalah terhadap Tri Rismaharini.

Hina Tri Rismaharini Gegara Anies Baswedan

Hanya saja, ia yang cukup aktif bermedia sosial melihat Tri Rismaharini kerap dibanding-bandingkan dengan tokoh yang dia kagumi.

Hal itu yang kemudian memicunya untuk menuliskan status Facebook yang ia tujukan kepada Tri Rismaharini.

"Karena dunia mayalah yang membuat saya terpicu (melakukan) penghinaan satu sama lain yang dituju pada saya pada saat bermain di dunia maya," ujar dia.

Zikria Dzatil menyebut ia tersulut emosi ketika banyak orang mem-bully Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di media sosial terkait penanganan banjir di Jakarta.

"Motifnya karena Pak Anies sering di-bully netizen," kata Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran singkat.

Sementara itu, Zikria Dzatil yang ditangkap unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya yang dipimpin Iptu Arief Rizki Wicaksana, Jumat (31/1/2020) di rumahnya hanya bisa menangis karena menyesali perbuatannya.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved