Video Berita

VIDEO Ratusan Warga Banyumas Keracunan Massal, Usai Makan Tumpeng

Ratusan warga di Banyumas, Jawa Tengah, diduga jadi korban keracunanmakanan setelah mengonsumsi nasi tumpeng. Dalam video berita YouTube, mereka ...

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Ratusan warga di Banyumas, Jawa Tengah, diduga jadi korban keracunanmakanan setelah mengonsumsi nasi tumpeng.

Untuk memastikan penyebab keracunan massal ini, polisi telah mengambil sampel makanan.

Korban keracunan massal, berasal dari desa Pengadegan dan Rawaheng.

36 orang harus menjalani perawatan di rumah sakit, dan 156 korban lain menjalani rawat jalan.

VIDEO Pria yang Tantang Duel Polisi Hanya Pasrah ketika Diciduk

VIDEO Sederet Artis Komentari Kisah Viral Istri Antar Suami Poligami

Kisah 3 Siswa SD Kabur dari Penculik, Seminggu Ini Terjadi di Lampung, Palembang, dan Jawa Tengah

Harga Bawang Putih Meroket, Emak-emak Menjerit Minta Pemerintah Stabilkan Harga

Mereka sebelumnya di rawat di Puskesmas, akibat mengalami pusing, mual dan muntah-muntah, setelah mengonsumsi nasi syukuran acara tujuh bulanan kehamilan.

Untuk penyelidikan, tim dokter kesehatan polresta banyumas  turun ke TKP, melakukan pemeriksaan.

Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan, keracunan massal tersebut berawal saat warga memakan nasi tumpeng pada acara selamatan tujuh bulanan di rumah salah satu warga, Jumat (7,2,2020). 

Tonton juga Video Berita YouTube lainnya di bawah ini.

"Pada hari Jumat ada selamatan tujuh bulanan di rumah warga dengan makan makanan tumpeng. Pagi harinya, Sabtu, ada beberapa warga mulai mengalami diare," kata Husein melalui pesan singkat, Minggu (9,2,2020).

Hingga Sabtu malam tercatat ada 160 orang menjalani rawat jalan dan 36 orang lainnya menjalani rawat inap di puskesmas dan rumah sakit. 

Warga yang dirawat inap masing-masing di Puskesmas Wangon 18 orang, Puskesmas Jatilawang 8 orang, RSUD Ajibarang 6 orang, dan Rumah Sakit An Nikmah 4 orang.

(Artikel Ini telah tayang di Kompas.com Videografer Tribunlampung/Gusti Amalia)

Penulis: Gusti Amalia
Editor: Romi Rinando
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved