Dokter dan Bidan Buka Praktik Aborsi di Jakarta Digerebek Polisi, Pasiennya Ribuan Orang

Dokter dan Bidan Buka Praktik Aborsi di Jakarta Digerebek Polisi, Pasiennya Ribuan Orang

Dokter dan Bidan Buka Praktik Aborsi di Jakarta Digerebek Polisi, Pasiennya Ribuan Orang
ISTIMEWA
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus saat menunjukkan barang bukti penggerebekan klinik aborsi ilegal. Kombes Pol Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jumat (14/2/2020) mengatakan, penggerebekan klinik ilegal didasarkan informasi dari masyarakat tentang adanya promosi di website soal aborsi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Klinik aborsi dengan ribuan pasien yang sudah menggugurkan kandungan akhirnya dibongkar polisi. 

Kepolisian mengungkap kasus praktik aborsi ilegal di Jalan Paseban Raya, Jakarta Pusat.

Tercatat, 1.632 pasien telah mendatangi klinik aborsi ilegal itu.

Sebanyak 903 pasien di antaranya telah menggugurkan janinnya.

Ia hanya tahu bahwa mereka datang untuk berobat.

Jenderal Polisi Ungkap Wisata Seks Halal di Bogor, Booking Kawin Kontrak hingga Short Time

Mobil Terbakar Tabrak Pohon, Korban Sempat Lambaikan Tangan Minta Tolong Warga

Toyota Calya Tabrak Mobil Polisi hingga Ditembak, Ternyata Penumpangnya Berseragam Polisi Juga

"Kalau yang saya tahu mereka berobat, bilangnya. Ada yang pakai motor dan mobil," ucap WS, kepada TribunJakarta.com, di Jalan Paseban Raya, Jumat (14/2/2020).
Konferensi pers pengungkapan klinik aborsi ilegal di daerah Paseban, Jakarta Pusat, Jumat (14/2/2020).
Konferensi pers pengungkapan klinik aborsi ilegal di daerah Paseban, Jakarta Pusat, Jumat (14/2/2020).(KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELA)

"Mereka turun dari mobil biasanya memang langsung masuk ke rumah itu. Kebanyakan memang wanita," tambah WS.

Biasanya, WS mengatakan, rumah tersebut ramai didatangi pasien pada siang dan sore.

Kendati begitu, WS mengaku tidak pernah curiga atas aktivitas di dalam rumah tersebut.

"Tidak penasaran, karena biasa saja rumahnya sepi dan tamu yang datang juga tidak mencurigakan," jelas WS.

Berdasarkan keterangan warga Paseban RW 07, SR (44), klinik yang digerebek polisi itu dulunya bernama Klinik Bunda Ciara.

Halaman
1234
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved