Kebakaran di Pringsewu
348 Siswa SMK Yasmida Gagal Ikuti Geladi Bersih UNBK
Sejumlah 348 siswa SMK Yasmida yang sedianya mengikuti geladi bersih Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) jadi terganggu.
Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono | Editor: Reny Fitriani
Oleh karena itu lah, menurut dia, kedepan praktik siswa sementara dilaksanakan di luar ruangan.
Kebetulan sejumlah alat banyak yang diselamatkan dari kebakaran.
Heri mengungkapkan, yang digunakan untuk praktik bengkel tersebut teras yang ada di depan ruang bengkel.
Kebetulan di lokasi tersebut terdapat atap, yang tadinya terpakai untuk parkir mobil.
Diketahui jumlah siswa di SMK Yasmida mencapai 1200 orang.
Dari jumlah ribuan siswa tersebut mengambil jurusan yang berbeda-beda.
"Kalau bengkel yang lain nggak masalah, masih bisa jalan. Tapi kalau bengkel lain terkendalanya masalah listrik seperti jurusan TKJ, animasi dan multimedia," tuturnya.
Kerugian Ditaksir Rp 205 Juta
Kebakaran di gedung praktik SMK Yasmida diketahui tidak menimbulkan korban jiwa.
Namun beberapa alat pendukung praktik siswa di sekolah tersebut tidak terselamatkan.
Seperti mesin genset, kompresor, kapasitor bank dan gedung.
Akibat hal ini total kerugian ditaksir Rp 205 Juta.
"Terhitung kerugiannya mencapai Rp 205 juta," tukas Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pringsewu Sugeng Pramono mewakili Kepala BPBD Pringsewu Edi Sumber Pamungkas, Senin 17 Februari 2020.
Diduga Akibat Korsleting Genset
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pringsewu Sugeng Pramono menduga kebakaran di gedung praktik SMK Yasmida akibat korsleting generator set (genset).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/gedung-praktik-smk-yasmida-pringsewu-terbakar-b.jpg)