Video Berita

Viral Bintik Putih pada Ikan Lele Disebut Mengandung Cacing

Sebuah unggahan menyebutkan bintik putih pada ikan lele mengandung cacing bila dipecahkan, ramai dibicarakan pada media sosial Facebook.

Penulis: ikhsan dwi nur satrio | Editor: Daniel Tri Hardanto
facebook
Viral bintik putih pada ikan lele disebut mengandung cacing. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Sebuah unggahan menyebutkan bintik putih pada ikan lele mengandung cacing bila dipecahkan, ramai dibicarakan pada media sosial Facebook, Jumat (14/2/2020).

Unggahan tersebut dibagikan pada grup Facebook Info Kesehatan.

Beragam respons diberitakan netizen.

Hingga Minggu (16/2/2020) pukul 14.00 WIB, unggahan tersebut telah disukai lebih dari 6.000 kali, dan dibagikan lebih dari 28.000 kali.

VIDEO Ibu-Ibu Berjoget TikTok di Dalam Masjid

VIDEO 2 Jemaat Gereja di Kedaton Kehilangan Motor

Sudjiwo Tedjo Sindir Sikap Mahfud MD saat Aa Gym Berbicara di Acara ILC

Wanita Pemulung Dituduh sebagai Penculik Anak, saat Karungnya Dibuka Warga Kaget Lihat Isinya

Dalam unggahan itu disebutkan bahwa jika menemukan bintik putih pada lele sebaiknya jangan dikonsumsi.

Bagaimana faktanya?

Konfirmasi Kompas.com, benarkah informasi tersebut?

Tonton juga video YouTube lainnya di bawah ini.

Kompas.com mengonfirmasinya kepada dokter hewan dari Lab Balai Uji Standar Karantina Ikan, BKIPM Kementerian Kelautan dan Perikanan, Drh. M. Aji Purbayu.

Ia mengatakan, bintik putih pada ikan lele tersebut bukan mengindikasikan ada cacing di dalamnya, melainkan parasit jenis protozoa.

"Bintik putih itu namanya cysta. Cysta Parasit Protozoa," kata Aji saat dihubungi Kompas.com, Minggu (16/2/2020).

Aji mengungkapkan, Cysta Parasit Protozoa pada ikan lele tersebut berjenis Ichtyophthirius Multifilis atau dikenal sebagai parasit penyebab penyakit White Spot pada ikan.

Parasit tersebut tidak bersifat zoonosis (tidak menular ke manusia) dan akan mati pada pemanasan atau pemasakan ikan hingga matang.

"Hanya memang konsumen ada yang merasa jijik atau kurang nyaman memakannya," kata Aji.

Meski demikian, ia menekankan, perlu dilakukan uji laboratorium untuk memastikan lebih lanjut spesies parasit penyebabnya.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved