Pemerintah Pastikan Jemput 500 Jamaah Umrah yang Terlanjur Tiba di Makkah

Pemerintah Indonesia memastikan akan menjemput Jamaah Umrah asal Indonesia yang telah terlanjur tiba di Makkah, Arab Saudi.

Tangkap layar video/twitter Hanung Bramantyo via Tribunnews.com
Detik-detik jamaah umrah batal berangkat di Bandara Soekarno-Hatta. Pemerintah Pastikan Jemput 500 Jamaah Umrah yang Terlanjur Tiba di Makkah. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Pemerintah Indonesia memastikan akan menjemput Jamaah Umrah asal Indonesia yang telah terlanjur tiba di Makkah, Arab Saudi.

Kepastian tersebut disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Menhub bersama dengan Menteri Luar Negeri dan Panglima TNI sedang berkoordinasi untuk memulangkan para Jamaah Umrah tersebut.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan maskapai akan memulangkan Jamaah Umrah yang sudah telanjur sampai di Arab Saudi.

Hal ini menyusul keputusan Kerajaan Arab Saudi menangguhkan visa Umrah dan kunjungan dari beberapa negara, termasuk Indonesia.

Baru 7 Hari di Makkah, 8 Jamaah Umrah Lampung Dipulangkan, 10 Jamaah Batal Berangkat

Bejatnya Oknum Kepala Sekolah di Bali, Jadikan Siswinya Budak Nafsu Sejak SD hingga SMA

Nanang-Pandu Dapat Rekomendasi Hanura Maju Pilkada Lampung Selatan 2020

Bandara Radin Inten II Tetap Layani Jemaah Umrah, Manajer Humas: Kami Sesuai Regulasi

Budi menjelaskan, mekanisme yang dilakukan pemerintah RI berjalan sebagaimana mestinya, yakni Pemerintah Arab Saudi tetap mengizinkan pesawat masuk untuk menjemput.

"Jadi tidak ada Notam di sana yang tidak boleh adalah penumpang tidak diperkenankan turun. Saya pikir ini adalah jalan Allah bahwa dilakukan demikian supaya ini tidak menyebar kemana-mana, Apalagi Baitullah, Mekkah, dan Madinah menjadi tempat penularan. Jadi putusan itu dipahami oleh Pak Presiden," kata Budi saat ditemui di Bandara Udara I Laga Ligo Bua, Luwu, Jumat (28/2/2020).

Menurut Budi, bagi mereka yang sudah membayar dan sudah mendapat visa, tetap memiliki hak untuk berumrah atau uangnya dikembalikan.

"Visa kita akan minta tanpa membayar dan kami semua mempersiapkan kepulangan bersama ibu Kementerian Luar Negeri dan Panglima,"” ujar Budi.

Untuk penumpang yang batal berangkat, kata Budi, telah dipulangkan ke wilayah asal oleh agen perjalanan Umrah masing-masing.

Halaman
1234
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved