Kasus Corona di Indonesia
15 Warga Batam yang Diduga Tertular Virus Corona Dikarantina
"Alhamdulillah, sejauh ini 15 orang tersebut dalam kondisi sehat dan setiap hari terus kami pantau kesehatan mereka,"
Selanjutnya, sopir dan pembantu tersebut juga bertemu dengan keluarga mereka masing-masing.
Bahkan, pembantu juga bertemu dengan satu orang tukang ojek yang selama tiga hari itu mengantar dirinya dari rumah ke kediaman warga Singapura tersebut.
"Saat ini semuanya sudah dikarantina, bahkan sampai hari ketujuh masa inkubasi, semua dalam keadaan sehat," kata Tjetjep.
Untuk sopir yang pernah mengantar, saat ini dikarantina bersama istri dan dua orang anaknya.
Sementara, untuk pembantu, dikarantina bersama sembilan keluarganya yang tinggal bersama.
Kemudian, ditambah satu orang tukang ojek yang kerap mengantar jemput dirinya.
"Jadi total keseluruhan yang kami lakukan karantina ada 15 orang," ujar Tjetjep.
Tjetjep berharap agar masyarakat Kepri tidak perlu cemas dengan kejadian ini.
Sebab, di Batam sama sekali belum ada pasien yang positif terpapar virus corona.
"Artinya keempat pasien yang positif corona tersebut masuk ke Batam dalam kondisi masa inkubasi, karena mereka telah terjangkitnya di Singapura," kata Tjetjep.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/fakta-baru-jejak-virus-corona-ditemukan-di-gagang-pintu-rumah.jpg)