Breaking News

Saingi Ahok sebagai Calon Pemimpin di Ibu Kota Baru, Ini Sosok Tumiyana Sang Pedagang Sapi

Saingi Ahok sebagai Calon Pemimpin di Ibu Kota Baru, Ini Sosok Tumiyana Sang Pedagang Sapi

kontan
Tumiyana, calon pemimpin ibu kota baru diketahui memiliki bisnis beras dan sapi. Omsetnya pun capai triliunan rupiah. 

Hal ini dilakoninya sejak beberapa tahun lalu.

Kebutuhan masyarakat Indonesia yang tinggi akan beras membuatnya tertarik untuk masuk ke bisnis makanan pokok ini.

Walau sudah masuk ke bisnis pertanian, pria 52 tahun ini tetap menjadikan sapi sebagai bisnis favorit.

"Saya tidak terlalu berani bermain saham. Fluktuasinya kan tinggi, sementara saya ada kegiatan rutin di kantor sehingga saya cari yang bisa dilepas saja, seperti ternak sapi," tutur Tumiyana.

Bermain di sektor riil tak membuat Pak Tum, sapaan akrabnya, mengategorikan diri sebagai investor konservatif.

Tumiyana mengaku ia termasuk kategori investor agresif lantaran selalu memiliki leverage diri yang tinggi.

Ia pun menyarankan investor baru sebaiknya mulai mencari tantangan. Hidup ini bagaikan kurva parabola.

"Saat menjelang turun di titik puncak, kita harus terus bangun kurva kedua supaya semuanya bisa sustain. Kita harus terus berkembang dengan mencari tantangan baru agar terus bisa bertahan," kata Tumiyana.

CEO Terbaik

Saat menjadi Dirut WIKA, Tumiyana meriah penghargaan bergengsi.

Ia dianugerahi The Best Industry Marketing Champion 2019 untuk kategori Konstruksi yang diberikan oleh MarkPlus, Inc.

Seperti dilansir Kontan.co.id, penghargaan tersebut diberikan kepada Tumiyana bertepatan dengan acara The MarkPlus Conference 2019 di Ballroom Hotel Ritz Carlton Pasific Place Jakarta, Rabu (4/12/2019).

Tumiyana berdasarkan penilaian dewan juri dianggap sebagai sosok yang dinilai mampu memberikan dampak positif pada WIKA yang dipimpinnya.

Ia menyisihkan tiga CEO pada sektor yang sama (konstruksi) yang berasal dari sektor private dan BUMN.

Michael Hermawan, Vice President Markplus.Inc, mewakili dewan juri dalam sambutannya mengatakan terpilihnya Tumiyana tidak lepas karena dinilai telah membawa WIKA tumbuh besar.

“Pada tahun 2018, WIKA menorehkan laba bersih Rp2,07 triliun atau tumbuh 52,89% dibanding tahun sebelumnya.Ekspansi usaha ke luar negeri juga kian berkembang ke 10 negara di Asia, Timur Tengah dan Afrika.Diversifikasi usaha juga semakin mantap,” terang Hermawan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved